Jan 30, 2025
Ariata C.
9menit Dibaca
Ada sejumlah hal yang harus Anda persiapkan untuk membuat toko online, seperti memproses pembayaran, menghadapi klien, dan mengelola inventaris. Namun, sebelum melakukan itu semua, Anda juga perlu memilih CMS toko online yang tepat agar bisnis Anda bisa menjangkau lebih banyak pelanggan di internet.
Memilih dan menggunakan CMS terbaik untuk toko online tentu saja akan memudahkan proses pembayaran dan bahkan di saat Anda harus menangani inventaris. Jadi, di artikel ini kami akan membahas beberapa pilihan terbaik yang bisa Anda coba untuk memilih platform toko online.
Langsung saja kita mulai di bawah ini yuk!

Jika Anda ingin menjual produk atau jasa, memanfaatkan situs ecommerce merupakan salah satu langkah paling tepat. Di ecommerce, Anda bisa membuka toko online dan menjual produk atau layanan via internet. Apa pun yang Anda tawarkan dan jual – subcscription, produk fisik, atau produk virtual – Anda bisa mengonlinekan bisnis di ecommerce sesegera mungkin.
Platform ecommerce yang baik dan berkualitas akan menyediakan opsi manajemen inventaris, memudahkan Anda memproses pembayaran, dan membuat laporan penjualan. Tiga poin ini merupakan hal paling mendasar terkait ecommerce. Berikut ini beberapa kriteria lain yang patut dipertimbangkan saat Anda mencari platform CMS ecommerce terbaik:
Meskipun membuat toko online sekarang ini tidak lagi sulit, bukan berarti semua platform ecommerce memberikan kemudahan yang sama. Sebagai contoh, platform CMS ecommerce yang cocok untuk perusahaan startup tidak mungkin sesuai untuk orang pribadi yang mengelola bisnis online sendiri.
Karena itulah, Anda harus melakukan riset sehingga bisa mendapatkan CMS terbaik untuk toko online.
Ada 8 CMS toko online untuk membuat situs e-Commerce yang akan kami bahas:
Tenang, kami akan menjelaskan kelebihan dan kekurangan masing-masing rekomendasi di atas. Kami juga akan membantu Anda memilih mana platform ecommerce terbaik yang mampu memenuhi keinginan dan kebutuhan Anda.
Harap diingat, platform ecommerce yang akan kami bahas merupakan self-hosted CMS. Artinya, Anda perlu menggunakan hosting toko online untuk menjalankannya. Atau sebagai rekomendasi, pilihlah cloud hosting terbaik untuk mendapatkan performa yang lebih optimal.

Tidak seperti kebanyakan CMS toko online yang akan kami bahas di artikel ini, CMS online shop WooCommerce merupakan platform ecommerce yang tidak berdiri sendiri.
Sebenarnya, WooCommerce adalah plugin yang diaktifkan di WordPress. Ya, seperti yang Anda tahu, WordPress menyediakan banyak sekali dukungan, termasuk untuk toko online.
Hal terbaik dari menggunakan WooCommerce adalah plugin ini menambahkan fitur e-commerce ke platform WordPress. WooCommerce menjadi salah satu opsi ecommerce favorit kami karena dashboard WordPress cukup intuitif bagi pemula yang ingin mempelajarinya dengan cepat.
Kombinasi antara WordPress dan fitur e-Commerce yang user-friendly menghasilkan platform terbaik bagi usaha online Anda.
Dengan WooCommerce, Anda bisa melakukan hal-hal dasar terkait pengaturan toko online, seperti menampilkan barang-barang yang akan di-sale dan memproses pembayaran. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan fungsionalitas plugin dengan menggunakan ektensi dedicated yang hadir dalam ratusan pilihan.
Sebagai contoh, ada ekstensi untuk mengintegrasikan hampir setiap prosesor pembayaran yang tersedia dan tipe platform lainnya.
Kelebihan:
Kekurangan:
Jika Anda mencari CMS online shop yang simpel dan mudah digunakan, maka WooCommerce adalah jawabannya. Hanya saja, scaling platform ini membutuhkan beberapa ekstensi.

PrestaShop merupakan platform ecommerce yang dedicated, berbeda dari WooCommerce. Tujuan utama dari CMS ecommerce ini adalah memudahkan Anda dalam membuat toko online dengan tampilan yang menarik dan profesional secepat mungkin.
Selain mudah digunakan, keunggulan lain dari PrestaShop adalah adanya sejumlah fitur yang pastinya akan membuat Anda tercengang. Fitur-fitur tersebut, misalnya manajemen produk yang powerful, beragam opsi pembayaran, checkout yang bisa dikustomisasi, dan masih banyak lagi. Bahkan fitur PrestaShop memungkinkan Anda untuk mengetahui pajak produk.
Di samping fungsionalitas bawaannya, platform CMS toko online ini juga bisa di-extend dengan menggunakan plugin dan tema. Meskipun demikian, menurut kami, platform ini sebenarnya sudah memiliki segalanya yang Anda butuhkan untuk mengaktifkan bisnis online. Bahkan PrestaShop menyediakan analytics dan bantuan pelanggan tanpa Anda harus menginstall modul tambahan terlebih dulu.
Kelebihan:
Kekurangan:
Seperti yang sudah Anda ketahui, kami menyukai segalanya tentang PrestaShop. Bahkan kami berani bilang kalau CMS untuk toko online ini merupakan platform ecommerce terbaik bagi user pemula, di samping WordPress tentunya. PrestaShop menyediakan dua pengalaman yang berbeda sehingga ada baiknya untuk mengetes masing-masing agar Anda bisa tahu mana yang harus digunakan dan mana yang tidak.

Anda pasti pernah mendengar orang-orang menyebut Magento sebagai salah satu CMS terbaik untuk toko online. Fakta ini memang benar karena Magento, pada umumnya, menargetkan bisnis yang berskala besar.
Berbicara soal fleksibilitas, Magento lebih unggul jika dibandingkan dengan platform ecommerce lain. CMS ini merupakan platform yang powerful di mana Anda bisa membuat toko online baik yang berskala kecil maupun besar. Hanya saja, untuk menggunakan Magento, Anda harus memiliki pemahaman tentang pengembangan webs.
CMS toko online ini memang bukan platform yang paling banyak digunakan. Namun, Magento bisa dibilang memiliki banyak sekali fitur. Misalnya, fitur Optimasi Mesin Pencari (SEO), fitur keamanan, serta beragam tema dan plugin yang bisa Anda install.
Kelebihan:
Kekurangan:
Menurut kami, Magento adalah CMS ecommerce terbaik untuk perusahaan startup. Platform ini menawarkan banyak sekali fleksibilitas dan fitur ecommerce yang dibutuhkan toko online Anda. Di samping itu, Magento juga merupakan pilihan yang tepat bagi perusahaan yang mempekerjakan in-house developer. Sayangnya, CMS untuk toko online ini bukan opsi yang tepat bagi pemula atau bagi Anda yang mencari platform simpel untuk mengawali pembuatan bisnis kecil-kecilan.

OpenCart adalah salah satu platform e-Commerce open-source yang paling populer di samping WooCommerce dan Magento. Platform ini memiliki modul untuk penyesuaian website dan fungsi sehingga pengguna bisa membuat website toko online sesuai kebutuhannya.
Salah satu keunggulan platform ini adalah fitur-fitur penjualan globalnya. Tersedia dukungan untuk pembayaran internasional dengan 36 payment gateway dan berbagai mata uang. Platform ini juga bisa diterjemahkan ke lebih dari 40 bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
Toko yang menjual produk fisik bisa menjangkau pelanggan dari berbagai wilayah dengan opsi pengiriman bawaan atau modul dari OpenCart. Selain itu, platform ini bisa digunakan untuk menjual produk digital atau langganan dengan pembayaran berulang.
Sebagai platform self-hosted, performa website OpenCart akan bergantung pada hosting yang Anda gunakan. Saat kami mengujinya, hanya satu dari tiga website yang bisa dimuat penuh <4 detik, dan LCP berkisar antara 2-4 detik.
Jadi, penting untuk memilih hosting yang tepat agar performa website Anda tetap ngebut.
Kelebihan
Kekurangan
Versi open-source platform ini tersedia gratis. Namun, karena self-hosted, Anda memerlukan web hosting dengan performa yang baik dan nama domain untuk menggunakannya.
Di Hostinger, kami menyediakan OpenCart dengan paket VPS. Cukup membayar mulai dari Rp77900.00/bulan, Anda bisa menginstal OpenCart hanya dengan beberapa klik sebagai template VPS.
Apabila ingin menggunakan versi hosted, tersedia OpenCart Cloud dengan tiga paket, yang harganya dimulai dari $99-229/bulan (sekitar Rp1,6 juta-Rp3,7 juta). Versi ini dihosting di server Amazon Web Services, menyediakan layanan bagi pengguna non-teknis dengan pengaturan toko serta penginstalan modul dan tema yang mudah. Semua paket termasuk uji coba gratis selama 7 hari.
Kedua versi tersebut tidak membebankan biaya transaksi sehingga Anda bisa mengalokasikan dana Anda ke hal-hal yang lebih utama, seperti hosting, fungsi toko, dan desain. Harga modul dan tema premium masing-masing dimulai dari $5 (sekitar Rp81.000) dan $25 (sekitar Rp401.000).

AbanteCart tidak sepopuler WordPress atau Joomla, tapi CMS toko online ini menawarkan sejumlah fitur terbaik. Jika berbicara soal interface atau software antarmuka, AbanteCart memang bukan pilihan tercepat. Namun, CMS ini merupakan opsi yang paling pas bagi pengguna pemula.
Salah satu hal yang kami sukai dari AbanteCart adalah kemudahan yang ditawarkan bagi user jika ingin menambahkan produk baru ke toko melalui dashboard. Prosesnya mencakup dua langkah dan hanya membutuhkan beberapa menit untuk diselesaikan. Platform ini pun menyediakan tooltips atau panduan bilamana Anda kebingungan saat hendak menambahkan produk.
Platform open-source ini juga menyediakan tema dan ekstensi. Kumpulan tema dan ekstensinya memang tidak terlalu banyak, tapi Anda tetap saja masih ada pilihan terbaik untuk Anda walaupun platform ini sebenarnya bisa lebih dioptimalkan dengan tema modern.
Kelebihan:
Kekurangan:
Jika saat ini Anda sedang mencari CMS online shop yang mudah digunakan dan dikelola, maka AbanteCart adalah jawabannya. Meskipun jumlahnya sedikit dan terbatas, Anda masih bisa memanfaatkan tema terbaik yang dimiliki untuk membangun bisnis online.

osCommerce memiliki banyak kesamaan dengan CMS toko online lainnya yang telah kami sebutkan. Platform ini mudah untuk diinstall dan diaktifkan, bahkan Anda tak perlu paham soal CMS ecommerce untuk membuat dan menjalankan toko online pertama Anda.
Ketika pertama kali dijalankan, Anda akan lihat kalau tampilan dashboardnya sedikit usang atau outdated. Meskipun demikian, dashboard osCommerce menawarkan fungsionalitas standar dan tingkat lanjut, kurang lebih sama seperti yang dimiliki AbanteCart.
Keunggulan lain yang ditawarkan osCommerce adalah komunitas yang aktif serta ribuan add-ons dan tema. Anda pun bisa mengelola dan mengustomisasi toko online dengan mudah.
Kelebihan:
Kekurangan:
Berdasarkan pengalaman kami, platfom osCommerce lebih cocok bagi user atau Anda yang ingin membuka toko online sederhana. Hanya saja, seiring dengan bertambahnya katalog produk, CMS ini mulai kehilangan kestabliannya. Pada beberapa kasus, hal ini dapat disebabkan karena performa hosting yang buruk atau kesesuaian tema dengan platform.
Meskipun demikian, osCommerce masih menjadi salah satu platform ecommerce terbaik jika Anda menginginkan CMS yang mudah digunakan dan dikelola bilamana hendak membuat toko online sederhana.

CubeCart membuktikan bahwa tampilan bisa menipu. Mengapa bisa demikian? Ketika pertama kali login ke dashboard platform, Anda akan melihat bagaimana tampilannya begitu sederhana. Namun, di balik tampilannya tersebut, dashboard CubeCart menyimpan banyak sekali opsi yang siap diinstall dan diaktifkan.
CMS toko online ini menawarkan beragam fitur yang Anda butuhkan untuk membuat situs ecommerce, mulai dari manajemen produk hingga tracking penjualan. Dan tidak hanya berhenti sampai di situ saja. Anda juga bisa membuat basic newsletter di CubeCart untuk kemudian dikirimkan ke pelanggan Anda. Perlu diketahui, newsletter merupakan salah satu cara terbaik untuk menaikkan penjualan.
Beberapa hal di atas baru sebagian keunggulan yang ada di CubeCart. Salah satu CMS terbaik untuk toko online ini juga memiliki keunggulan lain, yakni menyediakan tool dasar mengedit gambar yang bisa Anda akses dan gunakan melalui admin panel. Walaupun tidak dapat dibandingkan dengan Photoshop, setidaknya tool ini memudahkan Anda jika ingin cropping dan mengatur ulang ukuran gambar untuk melengkapi halaman produk.
CubeCart juga menawarkan opsi plugin dan tema. Meskipun tidak banyak, plugin dan tema yang ada di platform ini sudah cukup bagi Anda untuk membuat bisnis online level kecil sampai medium.
Kelebihan:
Kekurangan:
Kami cukup terkejud dengan apa yang ditawarkan oleh CubeCart. CMS untuk toko online ini menyediakan banyak sekali fitur berkualitas yang belum tentu ada di platform lain. Meskipun pilihan ekstensinya terbatas, kami tetap merekomendasikan CubeCart sebagai salah satu CMS online shop terbaik jika Anda hendak membangun bisnis skala kecil.

CMS terakhir yang ada dalam daftar kami sedikit berbeda dari ketujuh platform yang telah dibahas sebelumnya. Seperti namanya, Open Real Estate merupakan CMS toko online yang difokuskan untuk pembuatan website real estate.
Dengan Open Real Estate, Anda bisa menambahkan listings atau daftar real estate yang hendak dijual atau disewakan dalam berbagai opsi mata uang. Selain itu, CMS ecommerce ini juga menyertakan fungsionalitas pencarian yang powerful yang memungkinkan calon pelanggan untuk menyortir properti yang Anda tawarkan.
Bahkan Anda juga bisa meng-extend fungsionalitas platform dengan menggunakan modul dan tema. Meski sebagian besar modulnya premium, masih ada opsi tema gratis dan profesional yang bisa Anda pilih.
Kelebihan:
Kekurangan:
Platform ecommerce yang khusus di bidang real estate tidak begitu banyak dan bisa dibilang jarang. Menyewa seseorang untuk membuat website real estate di mana di dalamnya terdapat semua fungsionalitas yang sudah kami sebutkan sebelumnya terdengar cukup mahal. Maka dari itu, tak ada salahnya untuk mencoba menggunakan platform ini jika Anda ingin membuat situs real estate.
Kini membuat toko online sudah lebih mudah. CMS terbaik untuk toko online siap memampukan Anda membuat bisnis online hanya dalam hitungan jam. Berdasarkan pengalaman kami, WooCommerce merupakan CMS toko online terbaik untuk bisnis sederhana. Namun, hal ini tidak membatasi Anda jika ingin memilih CMS lain sesuai kebutuhan.
Bagaimana pendapat Anda tentang platform ecommerce terbaik? Tuliskan opini Anda pada kolom komentar di bawah ini!
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.
Komentar
June 01 2023
WooCommerce apakah bisa digunakan membuat marketplace multi vendor seperti bukalapak, tokopedia, shopee,dll?? Apa rekomendasi cms ideal untuk membuat marketplace besar seperti saya sebutkan di atas ?? Saya berencana membangun marketplace dan masih tahap belajar. Sekarang saya sedang riset serta observasi. Mohon penjelasannya kak Ariata, terima kasih.
August 23 2023
Halo Kak, berdasarkan hasil riset saya, WooCommerce bisa digunakan untuk marketplace multivendor, dan ada tutorial untuk memulainya di website mereka. Selamat mencoba dan semoga sukses kak!