Jan 08, 2025
Faradilla A.
5menit Dibaca
Nameserver berfungsi untuk menentukan pihak yang mengelola DNS zone domain dan memungkinkan Anda melakukan cara pointing domain ke IP address dengan tepat. Saat beralih penyedia hosting, website hanya akan berfungsi setelah Anda melakukan pointing (pengarahan) domain.
Tutorial kami kali ini akan menjelaskan cara mengarahkan domain ke server lain dengan mengubah nameservernya. Dengan cara ini, Anda bisa memindahkan website ke provider hosting lain dan tetap menggunakan nama domain yang sudah dimiliki.
Yuk, langsung scroll ke bawah untuk mengetahui cara pointing domain selengkapnya!

1. Login ke website registrar domain Anda.
2. Cari bagian pengelolaan DNS.
3. Temukan opsi untuk mengubah nameserver domain.
4. Masukkan informasi nameserver yang diberikan oleh provider web hosting atau DNS baru Anda.
5. Simpan perubahan tersebut dan tunggu sampai perubahan DNS sepenuhnya dipropagasi.
Harap diingat bahwa langkah-langkah mengubah nameserver mungkin tidak sama persis dan akan berbeda-beda tergantung pada registrar domain Anda. Tenang, kami akan menjelaskan cara pointing domain untuk berbagai provider.
Biasanya, Anda perlu mengganti nameserver saat berpindah atau migrasi ke provider hosting lain.
Misalnya, kalau baru saja memindahkan website, nama domain Anda mungkin masih terhubung dengan provider hosting lama dan tidak bisa mengarahkan pengunjung ke website yang baru.
Ketik nama domain yang diinginkan dan segera cek ketersediaannya
Dalam hal ini, Anda perlu mengarahkan domain ke provider hosting yang baru. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan:
Pastikan untuk mengecek bahwa A record domain sudah mengarah dengan benar setelah Anda mengubah nameserver.
Untuk mengarahkan domain dengan nameserver, ikuti dua langkah utama berikut:
Kami akan membahasnya satu per satu.
Pertama, temukan daftar nameserver dari provider hosting yang baru. Informasi ini biasanya bisa dilihat dalam dokumentasi perusahaan atau email yang dikirimkan setelah Anda membeli layanan.
Kalau membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk menghubungi tim dukungan pelanggan provider hosting Anda saat ini untuk membantu menemukan informasi tersebut.
Sebagai contoh, user bisa menemukan daftar nameserver Hostinger pada halaman Detail Paket di hPanel:

Biasanya, provider hosting akan memberikan dua atau lebih nameserver. Pastikan untuk mencatat semua nameserver ini karena Anda akan memerlukannya nanti saat mengarahkan domain.
Perlu diingat bahwa beberapa provider web hosting juga akan memerlukan IP address untuk nameserver miliknya. Karena itu, sebaiknya Anda juga mencatat alamat IP tersebut.
Langkah selanjutnya adalah menerapkan nameserver baru ini. Meskipun antarmuka setiap registrar mungkin berbeda-beda, proses keseluruhannya cukup mirip seperti berikut:
Berikut beberapa tips tambahan tentang nameserver dan cara mengelolanya:
Lanjutkan ke bagian di bawah ini untuk membaca selengkapnya tentang pengelolaan nameserver di beberapa provider hosting terpopuler.
Apabila provider hosting Anda saat ini tidak terdaftar, coba cari di halaman Bantuan atau FAQ mereka. Atau, hubungi tim dukungan pelanggan untuk meminta bantuan menambahkan nameserver baru.
Di Hostinger, Anda bisa mengarahkan domain dan mengganti NS record dengan mudah melalui DNS Zone Editor.



Untuk mengubah nameserver di GoDaddy, lakukan langkah berikut:




Di Google Domains, buka dashboard utama Anda, lalu pilih bagian My domains (Domain saya):




Apabila menggunakan Namecheap, buka bagian Domain List (Daftar Domain):


Di SiteGround, cari bagian Services (Layanan) → Domains lalu klik tombol Manage (Kelola) pada domain Anda.



Di Bluehost, cara mengarahkan domain bisa dilakukan dengan memilih bagian My Domains (Domain Saya).



Setelah selesai mengatur nameserver, tunggu sampai perubahan tersebut diterapkan sepenuhnya. Periode ini disebut propagasi DNS global dan bisa memakan waktu hingga 24 jam.
Propagasi ini dilakukan secara otomatis, dan Anda bisa mengecek progresnya dengan mudah menggunakan tool seperti DNS Checker. Cukup paste (tempel) nama domain, pilih NS sebagai jenis DNS record, lalu klik Search (Cari).

Sebagian besar lokasi seharusnya akan menampilkan nilai nameserver baru. Apabila beberapa lokasi tidak menampilkan nilai yang baru setelah 24 jam, coba hapus cache DNS.

Mengganti nameserver merupakan salah satu langkah penting ketika beralih provider hosting dan mengarahkan domain ke tempat lain.
Melalui tutorial ini, kami telah menjelaskan berbagai langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengubah nameserver pada beberapa penyedia hosting populer. Sebagai pengingat, ini dia langkah-langkah mengarahkan domain:
Semoga tutorial ini berhasil membantu Anda mengubah nameserver, ya. Kalau masih memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menyampaikannya pada komentar di bawah artikel ini.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.
Komentar
April 05 2018
Saya msih bingung untuk Verifikasi Domain, Merubah Namesewrver dan buat Child name server, mohon pencerahannya mengganti Nameserver
July 04 2018
Bisa lebih dispesifikasi Pak kebingungannya? Terima kasih :)
February 19 2019
Sangat membantu sekali artikelnya, apalagi bagi saya sebagai pemula dalam mempelajari atau mendalami dunia internet ini. Tks