Dec 18, 2025
Faradilla A.
9menit Dibaca
Website bisa menjadi tool yang efektif bagi organisasi nirlaba untuk menyuarakan misi dan mengajak orang ikut berpartisipasi. Dalam hal ini, penggunaan domain .org bisa memberikan dampak yang lebih maksimal.
Nah, artikel kami kali ini akan memandu Anda membuat website organisasi yang sejalan dengan tujuan Anda, baik untuk aksi sosial, kelompok advokasi, maupun inisiatif masyarakat. Kami akan membahas semuanya, mulai dari manfaat menggunakan domain .org hingga strategi optimasi website sesuai visi dan misi Anda.
Domain .org, yang merupakan singkatan dari “organization”, sudah lama dikenal sebagai domain untuk organisasi yang punya misi sosial. Orang-orang umumnya langsung mengaitkan domain ini dengan lembaga nirlaba (non-profit) atau badan amal.
Jadi, penggunaan .org bisa menunjukkan bahwa website Anda tidak dibuat untuk mencari keuntungan, tapi demi tujuan kemanusiaan.
Selain membangun kepercayaan dan kesan profesional, domain .org juga bisa mengoptimalkan website Anda di mesin pencari. Saat orang mencari informasi seputar organisasi nirlaba, website yang menggunakan domain .org cenderung lebih mudah ditemukan.
Semakin banyak orang yang mengunjungi website Anda, maka semakin besar kemungkinan orang-orang ikut serta dalam misi organisasi Anda.
Proses mendaftarkan domain .org juga tidak sulit. Cukup temukan registrar yang tepercaya, lalu selesaikan prosesnya. Untuk mencari tahu syarat-syaratnya, simak artikel kami tentang domain untuk yayasan dan organisasi.
Atau, Anda bisa langsung mendaftarkan domain .org dengan mudah di Hostinger. Cek ketersediaan nama incaran Anda di halaman pencarian domain kami, daftarkan domain, lalu hubungkan ke akun hosting Anda tanpa ribet.
Mau tahu langkah-langkah selengkapnya? Lanjutkan ke bagian berikutnya yuk!
Cari tahu perbedaan antara domain dan hosting untuk membantu Anda memahami penggunaannya secara lebih optimal.
Menentukan nama domain yang tepat adalah langkah awal yang penting dalam membuat website organisasi dan yayasan. Nantinya, nama ini akan menjadi alamat online Anda; jadi, pastikan Anda tidak asal pilih.
Mulailah dengan mencari ide nama yang simpel, mudah diingat, dan relevan dengan tujuan organisasi Anda. Coba pikirkan kembali nilai atau isu yang diusung organisasi Anda, lalu temukan nama yang ringkas, mudah diingat dan dieja, serta mencerminkan misi organisasi.
Kata-kata seperti “sosial”, “charity” (amal), atau “peduli” bisa membuat nama domain Anda terasa lebih bermakna dan lebih mudah diingat. Anda juga bisa mempertimbangkan memakai nama lengkap atau singkatan dari nama organisasi Anda agar orang-orang lebih mudah mengenalinya.
Berikut adalah beberapa contoh domain milik organisasi nirlaba ternama yang bisa Anda jadikan referensi:
Masih belum menemukan nama domain yang cocok? Coba gunakan tool cek domain dari Hostinger.
Cukup masukkan deskripsi singkat tentang misi organisasi Anda, lalu tambahkan kata kunci atau ekstensi domain (.org) yang ingin digunakan. Setelah itu, tool ini akan memberikan rekomendasi nama domain yang masih tersedia.

Ketik nama domain yang diinginkan dan segera cek ketersediaannya
Kalau sudah menemukan nama yang pas, lanjutkan ke proses pembelian. Pilih masa registrasi sesuai kebutuhan dan budget Anda. Periode minimalnya adalah satu tahun, tapi kalau ingin lebih hemat, Anda bisa sekalian mendaftarkannya untuk beberapa tahun.
Beberapa registrar biasanya juga menawarkan layanan tambahan saat pembelian domain. Di Hostinger, Anda bisa mendapatkan domain gratis untuk tahun pertama dengan membeli paket hosting tahunan.

Ada juga fitur penting lainnya yang perlu Anda pertimbangkan, seperti email hosting dan perlindungan privasi domain. Fitur ini akan menyembunyikan data pribadi Anda dari publik agar tidak mudah disalahgunakan atau terkena spam.
Saat mendaftarkan domain, Anda biasanya diminta mengisi data seperti nama, alamat, email, dan nomor telepon. Data ini akan muncul di catatan publik RDAP (sebelumnya WHOIS), kecuali kalau Anda mengaktifkan perlindungan privasi.
Domain baru biasanya aktif dalam hitungan jam saja, tapi bisa memakan waktu hingga 24–48 jam sampai semua pengaturan DNS-nya tersinkron di seluruh jaringan internet.
Setelah itu, tinggal hubungkan domain ke website Anda. Apabila Anda menghosting website di Hostinger, proses ini akan dilakukan secara otomatis. Kalau Anda menggunakan provider lain, silakan ikuti tutorial kami tentang cara mengarahkan domain ke layanan hosting lain.
Aktifkan fitur perpanjangan domain otomatis untuk mencegah downtime website yang bisa merusak kredibilitas organisasi Anda. Dengan demikian, website Anda tetap bisa diakses kapan pun.
Ada banyak cara untuk membuat website sendiri, tapi salah satu yang paling praktis adalah dengan menggunakan website builder. Platform ini memudahkan Anda membuat website dalam hitungan menit, yang sangat berguna kalau Anda belum menguasai skill teknis tingkat lanjut.
Dengan fitur drag-and-drop, template siap pakai, dan opsi penyesuaian yang mudah, Anda bisa mendesain website profesional yang mencerminkan karakter organisasi Anda tanpa coding sedikit pun. Cukup pilih paket yang sesuai dengan kebutuhan dan budget, lalu mulai buat website Anda.
Karena pilihannya cukup banyak, pertimbangkan hal-hal berikut saat memilih website builder:
Di Hostinger, kami menyediakan website builder lengkap yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan Anda. Dengan harga mulai dari Rp23900.00/bulan, Anda akan mendapatkan editor drag-and-drop, dukungan teknis 24 jam, dan tool AI untuk mempercepat proses pembuatan website.
Apabila berlangganan paket tahunan, Anda juga akan mendapatkan domain gratis selama satu tahun.
Untuk menerima donasi secara online, paket Business seharga Rp38900.00/bulan bisa jadi pilihan yang lebih ideal. Paket ini dilengkapi tool AI untuk membuat logo, konten, hingga desain visual untuk membantu mencerminkan identitas organisasi Anda melalui website.

Setelah memilih platform pembuatan website, Anda perlu menentukan halaman-halaman yang dibutuhkan untuk website organisasi Anda.
Setiap halaman sebaiknya punya satu tujuan yang jelas. Susun struktur website Anda secara logis agar pengunjung mudah menelusuri kontennya dan bisa langsung menemukan informasi yang mereka butuhkan.
Sebagai referensi, ini beberapa halaman utama yang sebaiknya ada di website organisasi Anda untuk menjangkau audiens yang lebih luas:
Website organisasi yang baik tidak hanya menarik secara visual, tapi juga harus punya tujuan yang jelas. Kami akan menjelaskan elemen-elemen penting untuk membuat website organisasi yang optimal.
Pertama, visual dan konten multimedia berperan besar dalam menyampaikan cerita Anda. Gunakan foto dan video HD yang menunjukkan kegiatan organisasi serta orang-orang yang Anda bantu. Elemen visual seperti ini bisa membangun ikatan emosional dan mendorong pengunjung untuk mengambil tindakan.

Tombol berbagi ke media sosial juga penting untuk menyuarakan misi organisasi Anda secara lebih luas. Ajak pengunjung untuk berlangganan newsletter guna mendapatkan informasi terbaru tentang aktivitas organisasi Anda. Kedua fitur ini memudahkan pengunjung mengikuti perkembangan organisasi Anda, sekaligus membagikannya ke orang lain di lingkup mereka.

Kalau Anda ingin menerima donasi lewat website, pastikan tersedia sistem pembayaran yang aman dan mudah. Ceritakan kisah-kisah inspiratif di berbagai halaman untuk menunjukkan manfaat dari donasi yang diberikan agar semakin memotivasi pengunjung untuk mendukung tujuan Anda.

Fitur penggalangan dana juga patut dipertimbangkan. Tambahkan tombol donasi yang mudah ditemukan di setiap halaman agar pengunjung bisa langsung memberikan donasi tanpa proses yang ribet. Atau, Anda bisa menyambungkan platform crowdfunding seperti Kitabisa, Rumah Zakat, atau GoFundMe untuk mendanai proyek tertentu.
Yang tak kalah penting, pastikan semua CTA ditampilkan dengan jelas dan tujuannya mudah dipahami. Gunakan kata-kata yang tegas seperti “Gabung sekarang”, “Ikut donasi”, atau “Dukung misi kami” agar pengunjung tahu tindakan yang diharapkan.
Memerlukan bantuan dengan hal-hal teknis di atas? Lihat panduannya di artikel kami tentang cara membuat website, lengkap dengan petunjuk langkah demi langkah dan tips-tips bermanfaat.
Masih mencari ide? Berikut beberapa contoh website yayasan dan organisasi non-profit yang berhasil menyampaikan misi mereka dalam cara yang efektif dan menarik.
Pratham

Pratham langsung menunjukkan kesan profesional lewat pop-up ucapan terima kasih kepada pengunjung atas dukungannya selama 30 tahun dalam memajukan pendidikan anak-anak di India. Penggunaan pop-up ini sangat tepat karena langsung menampilkan informasi penting kepada pengunjung baru.
Meskipun memiliki lebih dari 20 halaman, navigasinya tetap mudah berkat menu drop-down yang rapi. Di homepage, pengunjung disambut dengan visual berkualitas tinggi dan CTA yang langsung terlihat dari tampilan hero slider.
Penempatan statistik dan kisah inspiratif di halaman utama membantu menyampaikan manfaat yang telah diberikan. Ditambah dengan ruang kosong yang memadai dan foto anak-anak yang terbantu, desain website ini membantu menyampaikan visi dan misi Pratham dalam cara yang menyentuh hati.
The Nature Conservancy

Berbeda dengan Pratham, organisasi lingkungan asal Amerika ini lebih menekankan ajakan untuk berdonasi demi mendukung upaya konservasi. Tombol donasi yang “sticky” (selalu terlihat meski halaman di-scroll) di bagian atas memudahkan pengunjung untuk langsung memberikan sumbangan.
Website ini juga menampilkan pop-up untuk mengajak berlangganan newsletter Nature Conservancy serta ikon berbagi sosial di bagian bawah halaman. Fitur ganti bahasa pun tersedia, memungkinkan pengunjung mengakses konten dalam bahasa Inggris atau Spanyol.
Cancer Research UK

Sebagai organisasi yang berfokus pada pendanaan riset kanker, Cancer Research UK menampilkan formulir donasi dengan jelas di homepage websitenya. Letaknya yang strategis memudahkan pengunjung untuk langsung berdonasi.
Meskipun kontennya banyak mengandung teks, website ini menggunakan tombol dan link berwarna cerah yang menarik perhatian. Skema warnanya selaras dengan logo organisasi, memberi kesan profesional sekaligus mudah dikenali.
Menariknya lagi, website ini memiliki toko amal online tempat pengunjung bisa membeli barang bekas, bunga, atau hadiah sambil ikut berdonasi untuk riset kanker.
Setelah Anda mengonlinekan website organisasi atau yayasan, masih ada proses berkelanjutan yang perlu dilakukan untuk menjangkau lebih banyak audiens. Anda perlu mengoptimasi website agar mudah ditemukan oleh mesin pencari, atau yang disebut dengan SEO (Search Engine Optimization).
Beberapa website builder modern sudah dilengkapi dengan fitur-fitur SEO bawaan. Contohnya termasuk template responsif yang memungkinkan website ditampilkan secara optimal di perangkat seluler, yang juga akan membantu website Anda mendapatkan peringkat lebih baik di mesin pencari. Terdapat juga fitur update sistem otomatis agar website Anda selalu aman bagi pengunjung.
Beberapa platform bahkan memungkinkan Anda mengedit meta title dan meta description sehingga website lebih mudah diindeks oleh mesin pencari dan menarik lebih banyak klik.
Berikut ini, kami punya beberapa tips SEO dasar yang bisa langsung Anda terapkan untuk meningkatkan performa website:
Untuk hasil yang lebih maksimal, kombinasikan strategi SEO ini dengan metode pemasaran yang tepat sasaran, seperti campaign media sosial atau video storytelling. Hal ini bisa membantu meningkatkan jangkauan dan dampak website organisasi Anda.
Kemudian yang tak kalah penting, pantau terus performa website Anda. Data ini bisa membantu Anda mengidentifikasi strategi yang berhasil, aspek yang perlu ditingkatkan, dan perilaku aktual pengunjung saat mengakses website Anda.
Apabila menggunakan Website Builder Hostinger, Anda bisa langsung mengakses tool analitik bawaan dan memanfaatkan integrasi Google Analytics untuk memantau semua data tersebut tanpa perlu repot.
Memiliki website bisa membantu yayasan dan organisasi menjangkau audiens yang lebih luas untuk memberikan manfaat yang lebih besar.
Agar benar-benar mencerminkan misi yang diusung, website organisasi perlu dioptimalkan dengan strategi yang tepat, misalnya menggunakan domain .org, menyusun struktur halaman yang jelas, hingga menerapkan tips SEO.
Apabila mencari cara yang lebih praktis, Anda bisa mencoba Website Builder Hostinger. Platform ini sudah dilengkapi dengan fitur-fitur penting untuk website organisasi, dan Anda bisa mendapatkan domain .org gratis selama satu tahun dengan berlangganan paket tahunan. Yuk, coba sekarang juga!
Siapa pun bisa mendaftarkan domain .org. Meski begitu, domain ini biasanya diasosiasikan dengan organisasi nirlaba, lembaga sosial, dan komunitas dengan tujuan tertentu. Karena itu, domain .org sering dianggap lebih kredibel dan terpercaya. Anda bisa mendaftarkannya lewat registrar domain atau langsung melalui provider hosting seperti Hostinger.
Umumnya, Anda hanya perlu menyiapkan biaya domain dan hosting. Harga domain .org biasanya dimulai dari Rp150.000–Rp300.000/tahun, sedangkan biaya hosting mulai dari puluhan ribu rupiah per bulan tergantung pada paket dan fitur yang Anda pilih. Dengan Website Builder Hostinger, Anda bisa mendapatkan paket dengan harga mulai dari Rp23900.00/bulan, termasuk domain gratis untuk tahun pertama.
Untuk membuat alamat email dengan domain .org, Anda memerlukan layanan email hosting. Setelah itu, Anda bisa mengarahkan domain ke penyedia layanan tersebut dan membuat akun email sesuai kebutuhan. Apabila memilih Hostinger, Anda akan mendapatkan layanan email gratis yang bisa langsung digunakan.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.