Dec 18, 2025
Faradilla A.
7menit Dibaca
Ada dua cara umum untuk membuat website, yaitu menggunakan platform builder atau menulis coding secara manual. Keduanya memang sama-sama akan menghasilkan website yang berfungsi penuh, tapi contoh penggunaan dan jenis pengguna idealnya akan berbeda.
Contohnya, Anda bisa membuat website dengan lebih cepat dan mudah menggunakan website builder daripada menulis kodenya sendiri dari nol. Namun, website builder menyediakan opsi yang lebih terbatas daripada coding sehingga banyak web developer lebih memilih untuk menulis kode website sendiri.
Apabila masih ragu, mari lanjutkan menyimak artikel ini karena kami akan membandingkan website builder vs coding. Kami akan menjelaskan perbedaannya dalam hal tingkat kesulitan, biaya, fleksibilitas, dan maintenance untuk membantu Anda menentukan opsi yang paling cocok untuk Anda.
Website builder adalah platform yang memungkinkan Anda membuat website tanpa coding sedikit pun. Dengannya, Anda cukup menggeser dan meletakkan elemen-elemen di editor visual untuk membuat website yang dinamis dan interaktif.

Beberapa website builder juga menawarkan template web dan aset bebas royalti untuk mempercepat pembuatan website. Kalau menggunakan Hostinger, Anda bahkan bisa membuat website dengan AI. Namun, opsi kustomisasi platform website builder biasanya cukup terbatas.
Sementara itu, membuat website dari nol menggunakan coding memang lebih fleksibel, tapi membutuhkan waktu yang lebih lama. Meskipun Anda bisa memodifikasi elemen apa pun, Anda harus menulisnya satu per satu dalam CSS dan HTML untuk website.

Untuk membuat satu halaman web, Anda mungkin perlu menulis ribuan baris CSS dan HTML yang bisa memakan waktu berjam-jam. Website dengan coding manual juga lebih berpotensi mengalami error, karena ada kemungkinan kesalahan kecil seperti salah ketik.
Selain itu, HTML dan CSS hanya memungkinkan Anda membuat website statis dengan contoh penggunaan yang terbatas. Anda harus memahami JavaScript dan bahasa coding sisi server seperti PHP untuk membuat website yang dinamis dan interaktif.
Mari lihat tabel perbandingan di bawah ini antara menulis kode website secara manual dan menggunakan website builder.
| Faktor pertimbangan | Menulis coding manual | Website builder |
| Pengetahuan teknis dan coding | Tinggi | Sedikit atau sama sekali tidak perlu |
| Kesulitan belajar | Sulit, terutama bagi pengguna yang belum terbiasa dengan coding | Mudah |
| Waktu pembuatan website yang fungsional | Rata-rata beberapa bulan | Beberapa jam atau hari |
| Kemampuan penyesuaian dan fleksibilitas | Tinggi, karena pengguna bisa langsung mengedit kode sumber website | Terbatas pada hal-hal yang disediakan oleh website builder |
| Biaya | Biasanya lebih mahal karena perlu menggunakan jasa dan fitur pihak ketiga | Murah, semua fitur penting sudah termasuk dalam paket |
| Maintenance | Sulit | Mudah |
Bagian ini akan menjelaskan beberapa kelebihan dan kekurangan website builder untuk membantu Anda menentukan apakah website builder sesuai dengan kebutuhan Anda.
Karena berbagai website builder menawarkan fitur yang berbeda, kelebihan dan manfaat yang ditawarkannya juga akan berbeda-beda. Secara umum, keuntungan menggunakan website builder termasuk:
Terlepas dari kelebihannya, beberapa developer mungkin lebih memilih metode lain karena kekurangan platform builder:
Website builder ideal untuk pemula atau pelajar yang ingin membuat website pertama mereka. Platform ini tidak memerlukan coding dan sudah menyertakan semua fitur penting sehingga Anda tidak perlu membeli dan menyiapkan website secara manual.
Di samping itu, builder cocok untuk website sederhana, seperti website portofolio, blog pribadi, website bisnis, atau toko online kecil. Tool marketing dan SEO yang disertakannya bisa membantu meningkatkan traffic website Anda.
Apabila Anda mencari platform yang simpel namun fleksibel, CMS (sistem manajemen konten) seperti WordPress bisa menjadi alternatif yang bagus dari website builder. Untuk mencari tahu selengkapnya tentang perbedaan kedua platform ini, simak artikel kami yang membahas perbandingan website builder vs WordPress.
Di bagian ini, kami akan menjelaskan kelebihan dan kekurangan menulis coding website kustom secara manual dibandingkan dengan menggunakan website builder.
Membuat website dengan coding manual memiliki keuntungan di beberapa area yang tidak bisa dicapai dengan platform builder, seperti:
Penting! Apa pun metode yang Anda pilih untuk membuat website, akan selalu ada risiko website Anda kena hack. Di samping keamanan platform, kesalahan manusia bahkan lebih mungkin dieksploitasi oleh hacker untuk melancarkan serangan cyber.
Meskipun hasil akhirnya mungkin lebih baik daripada platform builder, menulis coding manual website memiliki beberapa kelemahan utama:
Membuat website dari nol adalah pilihan ideal untuk web developer profesional yang sudah terbiasa dengan coding. Metode ini juga ideal kalau Anda lebih mementingkan fleksibilitas dan performa daripada kemudahan prosesnya.
Kami merekomendasikan coding website secara manual kalau Anda bekerja dalam tim dan memiliki banyak resource. Selain itu, meskipun lebih repot, metode ini bisa menjadi proses latihan bagi Anda yang sedang belajar menjadi web developer untuk mempelajari coding website.
Memilih metode yang tepat akan memastikan website Anda berjalan dengan lancar dan sesuai tujuannya. Saat memutuskan apakah akan menggunakan website builder atau coding, pertimbangkan faktor-faktor berikut ini:
Apabila memilih menulis coding secara manual untuk website Anda, pilihlah editor HTML terbaik dan provider hosting yang andal.
Demikian pula, karena ada banyak pilihan website builder, pertimbangkan fitur, harga, dan dukungan pelanggan yang disediakannya. Salah satu pilihan terbaiknya adalah website builder Hostinger, yang harganya dimulai dari Rp23900.00/bulan saja.

Platform ini menawarkan berbagai fitur yang meningkatkan efisiensi pengembangan website dan strategi pemasaran Anda, termasuk:


Platform ini juga menyertakan fitur-fitur penting gratis, seperti SSL, registrasi nama domain, paket hosting, dan akun email. Paket website builder kami mendukung hingga 100 website dengan dukungan pelanggan 24/7 untuk membantu Anda mengatasi masalah.
Lihat panduan berikut ini untuk memilih website builder terbaik untuk Anda:
Website Builder AI Terbaik untuk Toko Online
Rekomendasi AI Website Builder Gratis
Menggunakan website builder dan coding merupakan dua cara umum untuk membuat website. Keduanya memungkinkan Anda menghasilkan website yang fungsional, tapi masing-masing lebih ideal untuk jenis pengguna dan kebutuhan tertentu.
Website builder lebih mudah dipelajari dan hemat waktu, cocok untuk pemula yang ingin membuat website dengan cepat. Platform ini juga cocok untuk bisnis kecil karena integrasi tool pemasarannya, fitur tambahan gratis, dan harganya yang terjangkau.
Sementara itu, menulis coding website secara manual membutuhkan waktu yang lebih lama dan pemahaman tentang berbagai bahasa pemrograman. Namun, metode ini memungkinkan performa, fleksibilitas, dan kemampuan penyesuaian yang lebih baik daripada website builder.
Saat menentukan pilihan, sebaiknya Anda mempertimbangkan beberapa aspek seperti keahlian teknis, anggaran, dan tujuan website Anda. Contohnya, website builder cocok untuk pemilik bisnis kecil tanpa pengalaman coding.
Atau, Anda bisa mempelajari lebih lanjut tentang perbedaan website builder dan web hosting untuk menentukan pilihan yang tepat sesuai infrastruktur website Anda.
Di bagian ini, kami akan menjawab beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan tentang website builder vs coding untuk membantu Anda lebih memahami keduanya.
Tergantung pada pengguna, proyek, dan tujuan website Anda. Coding akan lebih baik kalau Anda adalah web developer berpengalaman yang menginginkan website kustom yang fleksibel.
Menulis coding adalah pilihan yang tepat untuk proyek jangka panjang yang melibatkan banyak developer. Namun, kalau website Anda sering diupdate, sebaiknya hindari metode coding karena pemeliharaannya akan membutuhkan banyak waktu dan tenaga.
Ya. Website builder memungkinkan Anda membuat halaman yang fungsional dan profesional dengan cepat tanpa harus mempelajari bahasa coding.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.