Dec 18, 2025
Faradilla A.
5menit Dibaca
IPTV adalah singkatan dari Internet Protocol Television, yaitu perpaduan antara live TV dan konten on-demand di perangkat apa pun yang tersambung ke internet dan memiliki layar.
TV ini bisa melakukan streaming acara langsung, film, serial TV, dan konten media lainnya melalui internet sehingga perusahaan media bisa menyediakan konten sesuai keinginan pelanggan kapan saja, tanpa harus menggunakan decoder atau antena.
Mau tahu cara kerja IPTV? Kami akan menjelaskannya lebih lanjut di artikel ini, lengkap dengan format siaran yang umum digunakan, kelebihan, dan kekurangan IPTV dalam hal potensi bisnis. Mari simak selengkapnya di bawah ini!
IPTV menyajikan konten televisi melalui internet, bukan melalui metode siaran tradisional. Dalam hal ini, IPTV bergantung pada beberapa komponen utama agar bisa berfungsi secara efektif.
Untuk memberikan layanan IPTV, pihak penyedia membutuhkan akses ke berbagai sumber konten, seperti saluran TV langsung dan video on-demand. Kemudian, sistem encoding layanannya akan mengubah konten tersebut menjadi data terkompresi.
Sinyal video dan audio terkompresi ini lalu dikirim melalui serangkaian server khusus yang mendistribusikan data secara efisien kepada pengguna sembari memastikan proses transfer yang stabil. Terakhir, server streaming mengirimkan data kepada pengguna melalui internet.
Untuk menikmati IPTV, pengguna perlu menyiapkan beberapa hal:
Atau, agar tidak perlu menggunakan STB, pengguna bisa mengakses aplikasi di smart TV, komputer, atau perangkat seluler untuk streaming konten video IPTV secara langsung.
Model siaran IPTV bisa dikategorikan ke dalam beberapa jenis utama:
Live TV atau TV siaran langsung dalam konteks IPTV adalah menonton siaran TV melalui streaming secara real-time, seperti menonton TV tradisional tapi menggunakan internet. Tidak seperti TV tradisional, Anda bisa menonton saluran IPTV live dari mana saja asalkan ada koneksi internet. Bahkan, Anda bisa menjeda atau memundurkan siaran langsung.
Berikut adalah beberapa contoh layanan IPTV langsung yang terkenal:

Time-shifted IPTV, yang juga dikenal sebagai catch-up TV, memungkinkan pengguna menonton acara yang sudah lewat. Fitur ini berbeda dengan Video on Demand (VOD) karena TV catch-up biasanya hanya menyediakan konten dalam waktu terbatas setelah siaran langsungnya. Sebagai contoh, Anda bisa menonton acara yang ditayangkan kemarin, tapi hanya untuk beberapa hari ke depan sebelum masa tayangnya habis.
Layanan ini memudahkan pengguna menonton acara favoritnya sesuai keinginan:

Jenis IPTV ini adalah yang paling umum, serta merupakan pilihan populer bagi pengguna yang ingin menyediakan layanan streaming sendiri.
Layanan VOD memungkinkan pengguna memilih dan menonton konten video kapan saja, termasuk film, acara TV, dan konten lainnya yang bisa ditonton melalui streaming secara langsung di internet.
Contoh layanan streaming VOD terpopuler mencakup:

NVOD memungkinkan pengguna menonton siaran film atau acara terjadwal pada waktu yang berbeda. Tidak seperti VOD, NVOD menyediakan beberapa jadwal mulai untuk program yang sama, seperti bioskop online.
Jenis IPTV ini juga bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan, dengan menayangkan iklan pada jeda waktu yang tersedia di antara jadwal yang ada. Di sisi lain, manfaat ini membantu menekan biaya langganan bagi penyedia, yang tentunya menguntungkan bagi pengguna.
DirecTV dan Dish Network menyediakan layanan NVOD untuk pelanggan di pedesaan, yang mungkin hanya memiliki akses koneksi dial-up dan internet satelit non-5G yang lebih lambat.
Layanan IPTV memang praktis dan fleksibel untuk menikmati siaran TV di mana saja, tapi sebaiknya pertimbangkan kelebihan dan kekurangannya dulu sebelum Anda menggunakan atau menyediakan layanan ini:
Kelebihan
Kekurangan

IPTV menyediakan cara baru untuk menonton TV, yang berbeda dari TV kabel atau satelit biasa. Konten IPTV disediakan melalui internet sehingga tidak memerlukan dekoder atau antena fisik.
Namun, karena membutuhkan koneksi yang stabil dan infrastruktur jaringan yang canggih, IPTV terkadang sulit diimplementasikan. Meski begitu, Anda bisa menikmati berbagai manfaatnya, seperti tayangan yang fleksibel, koleksi konten yang beragam, fitur interaktif, dan streaming berkualitas HD.
Bagi Anda yang tertarik menghasilkan uang melalui layanan streaming sendiri, proses awalnya mungkin tidak mudah. Namun, permintaan pasar yang terus meningkat membuat layanan ini menjadi peluang usaha yang menjanjikan.
Apabila Anda masih memiliki pertanyaan, sampaikan lewat kolom komentar di bawah ini artikel ini yuk!
IPTV adalah layanan yang menayangkan siaran langsung dan TV on-demand melalui internet untuk menonton acara sesuai keinginan. Layanan TV biasa menggunakan teknologi terestrial, satelit, atau kabel untuk menyiarkan program terjadwal yang harus ditonton secara langsung atau direkam. Saran kami, pertimbangkan kebiasaan menonton dan kecepatan koneksi internet Anda untuk menentukan apakah Anda cocok menggunakannya.
IPTV bisa berupa layanan gratis dan berbayar. Tersedia aplikasi dan layanan IPTV gratis yang menyediakan siaran TV langsung dan konten on-demand tanpa berlangganan, seperti LiveNet TV atau StreamFire. Namun, sebagian besar layanan IPTV memerlukan biaya bulanan, dan sering kali menyediakan streaming dan konten berkualitas lebih tinggi.
Langganan IPTV memastikan Anda bisa menikmati konten dalam kualitas HD dan layanan yang lebih fleksibel. Namun, pilihlah penyedia layanan yang memiliki reputasi baik. Layanan IPTV berbayar biasanya resmi dan mematuhi undang-undang hak cipta sehingga mengurangi risiko gangguan layanan streaming.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.