Jan 14, 2026
Yuliyana W.
13menit Dibaca
Halaman pertama hasil pencarian search engine seperti Google hampir selalu menjadi incaran pemilik website maupun bisnis online. Sebab, berhasil meraih posisi teratas di SERP bisa turut meningkatkan brand awareness dan angka konversi secara signifikan.
Untuk mencapai hasil tersebut, Anda wajib mengoptimasi website dan konten Anda agar bisa mendapatkan ranking tinggi. Nah, salah satunya adalah menggunakan plugin Yoast SEO. Cara setting Yoast SEO juga tidak sulit, lho.
Tutorial ini akan membahas selengkapnya tentang Yoast SEO, mulai dari cara install Yoast SEO sampai proses optimasi konten dengannya. Kami juga akan menjelaskan cara menggunakan fitur SEO tingkat lanjut di plugin ini.
Tanpa basa-basi lagi, yuk lanjutkan membaca! Kami akan mulai dengan memperkenalkan apa itu Yoast SEO dan fungsinya untuk website Anda.
Yoast SEO adalah salah satu plugin SEO WordPress yang paling populer dan kini digunakan oleh 12 juta website di seluruh dunia. Plugin ini menyediakan berbagai fitur penting yang berfungsi untuk mengoptimalkan ranking WordPress Anda di mesin pencari.
Optimasi konten untuk mesin pencari merupakan langkah penting karena struktur dan kualitas halaman web akan dinilai sebelum diberi peringkat di SERP. Website yang strukturnya bagus dan optimal cenderung mendapatkan ranking yang lebih tinggi.
Meskipun memiliki fungsionalitas bawaan yang SEO-friendly, WordPress tidak dilengkapi dengan fitur-fitur penting untuk memaksimalkan peringkat di halaman hasil pencarian. Jadi, plugin SEO tetap diperlukan untuk membantu meningkatkan performa website WordPress Anda.
Yoast SEO adalah salah satu solusi SEO terbaik untuk WordPress berkat fitur-fitur optimasi on-page SEO yang disediakannya. Plugin ini merekomendasikan banyak saran untuk konten Anda agar lebih mudah diakses oleh mesin pencari.
Dengan akses pencarian yang lebih baik, traffic organik ke website Anda akan meningkat, dan bisnis Anda pun bisa mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi.
Selain fungsi di atas, plugin ini juga membantu memaksimalkan berbagai aspek teknis, termasuk rel=canonical dan schema.org agar website Anda bisa memenuhi persyaratan utama dalam hal SEO.
Beberapa fitur terbaik plugin Yoast SEO yang bisa Anda manfaatkan adalah:
Setelah memahami berbagai fungsi dan manfaat plugin ini sebagai aset untuk website, sekarang kami akan melanjutkan ke cara setting Yoast SEO di website Anda.
Pertama, Anda perlu install plugin WordPress untuk Yoast SEO. Cari plugin ini di direktori WordPress dengan membuka Plugins -> Add New di dashboard WordPress Anda.
Kemudian, ketikkan Yoast SEO pada kolom pencarian.

Klik Install Now untuk menginstal plugin. Tunggu sampai selesai, lalu klik Activate. Tab SEO akan muncul di sidebar kiri dashboard admin Anda. Setelah menyelesaikan cara install Yoast SEO ini, Anda pun bisa mengonfigurasi dan menggunakan fitur-fiturnya.

Selanjutnya kami akan menunjukkan cara setting Yoast SEO di WordPress, mulai dari konfigurasi hingga optimasi postingan dan halaman website Anda.
Kalau sebelumnya sudah mendownload & menggunakan plugin SEO lain, Anda perlu mengimpor data, pengaturan, dan konfigurasinya sebelum menggunakan plugin Yoast SEO.
Untuk mengimpor data, pengaturan, dan konfigurasi, buka dashboard admin WordPress Anda, lalu buka SEO -> Tools.

Dari sini, pilih opsi Import and Export, kemudian klik Import from other SEO plugins.
Selain itu, Anda juga bisa mengimpor pengaturan dari instalasi aktif Yoast SEO lainnya. Ingat, Anda harus sudah punya file teks yang sebelumnya diekspor dari instalasi lain tersebut.
Untuk mengimpor pengaturan dari instalasi aktif lainnya, pilih opsi Import settings. Kemudian copy-paste file teks tadi pada kolom yang tersedia. Setelah itu, klik tombol Import settings.

Selesai! Semua pengaturan default Anda pun diterapkan pada plugin Yoast SEO yang baru.
Kalau ini pertama kalinya Anda mengimplementasikan cara setting Yoast SEO ini, berarti Anda belum punya pengaturan yang bisa diimpor dan harus memulainya dari awal. Untungnya, Yoast SEO menyediakan wizard konfigurasi yang mudah diikuti.
Wizard konfigurasi ini bisa membantu dalam berbagai hal, antara lain:
Untuk memulai, buka dashboard admin Anda, lalu pilih tab SEO. Bagian First-time SEO Configuration akan muncul.

Klik link configuration wizard. Anda akan diarahkan ke halaman yang berisi pengaturan dasar untuk website WordPress Anda.

Kami akan membahas semua bagian yang ada pada panduan cara setting Yoast SEO ini:
Environment
Bagian ini menentukan apakah website perlu diindeks di halaman hasil pencarian. Selalu pilih Option A kalau website Anda sudah siap untuk diindeks (bukan website yang masih dikembangkan atau merupakan staging server).
Dengan begini, Google dan mesin pencari lainnya bisa menemukan situs Anda.
Site Type

Pilih jenis website yang Anda gunakan saat ini: blog, online shop, website bisnis, atau portofolio.
Organization or person

Untuk memastikan metadata Anda sudah benar, pilih opsi yang sesuai: apakah website Anda mewakili perorangan atau organisasi tertentu.
Kalau mewakili suatu organisasi, Anda akan diminta untuk memasukkan logo dan gambar brand organisasi. Untuk website pribadi, cukup masukkan nama Anda pada kolom yang disediakan.
Semua informasi ini akan disimpan dalam metadata website. Metadata membantu Google Knowledge Graph untuk menyediakan informasi yang tepat tentang website Anda.

Search Engine Visibility

Bagian ini membantu Anda menentukan apakah postingan dan halaman web Anda nantinya perlu ditampilkan di halaman hasil mesin pencari. Pilih jenis konten yang akan ditampilkan di SERP, lalu klik Next.
Multiple Authors

Tentukan jumlah orang yang bisa memublikasikan konten di website WordPress Anda. Informasi ini akan membantu Yoast SEO mencegah adanya konten duplikat. Selain itu, informasi ini juga membantu Google mengenali dan mengindeks halaman web Anda dengan lebih baik.
Title Settings

Pada bagian ini, Anda bisa menentukan bagaimana judul konten Anda ditampilkan pada halaman hasil pencarian, misalnya menyertakan nama website dan separator judul.
Pilih simbol yang akan digunakan sebagai separator dan pastikan kesesuaiannya dengan brand Anda. Sebab, simbol tersebut akan muncul di antara judul postingan dan nama website Anda pada preview snippet.

Sampai di sini, Anda sudah berhasil menyelesaikan cara setting Yoast SEO dan semua konfigurasi dasarnya.
Bagian setelahnya hanya akan menawarkan langganan newsletter, kursus, dan paket premium Yoast SEO. Kalau ingin belajar SEO lebih jauh lagi, Anda bisa memilih layanan yang ditawarkan sesuai kebutuhan.
Kalau tidak, lewati bagian ini dan selesaikan prosesnya dengan mengklik Close.

Di tab General, Anda bisa mengubah atau mengganti pengaturan yang sudah dipilih pada wizard konfigurasi. Beberapa pengaturan di sini bersifat opsional, Anda boleh mengaktifkan atau menonaktifkannya sesuai keinginan.
Opsi-opsi yang tersedia di tab General antara lain:


Beberapa opsi mungkin tidak tersedia tanpa lisensi atau paket premium. Apabila memerlukan lebih banyak fitur daripada yang disediakan versi gratis Yoast SEO, pertimbangkan untuk menggunakan versi premiumnya.

Bagian Webmaster Tools juga bisa memverifikasi website Anda ke berbagai tool, seperti Baidu, Bing, Yandex, dan Google Search Console. Kalau sudah terverifikasi, Anda boleh mengosongkan bagian ini.

Pada bagian berikutnya di bawah ini, kami akan menjelaskan lebih lanjut tentang verifikasi webmaster tool.
Apa pun webmaster tool yang Anda pilih, langkah verifikasinya akan cenderung sama. Di sini kami akan menunjukkan cara memverifikasi Google Search Console lewat plugin Yoast SEO.
Pertama, buat akun Google Search Console dulu kalau Anda belum memilikinya. Setelah itu, tambahkan website WordPress Anda ke akun tersebut.
Berikut caranya:



Setelah berhasil menambahkan properti baru ke akun Anda, lakukan verifikasi pada setting Yoast SEO.





Search Appearance merujuk pada tampilan website Anda di halaman hasil mesin pencari. Pengaturan ini memang termasuk dalam wizard konfigurasi, tapi ada tab khusus yang tersedia untuk mengubah pengaturannya.
Selain itu, ada beberapa tab lain yang bisa Anda sesuaikan. Sebagai contoh, ada tab yang memungkinkan Anda mengubah SEO title dan meta description dengan berbagai snippet variable.
Berikut penjelasan lengkap tentang berbagai tab yang tersedia di bagian Search Appearance:







Penting! Setelah mengutak-atik semua pengaturan di atas, selalu cek kembali tampilan website Anda di halaman hasil mesin pencari.
XML sitemap berperan penting untuk SEO website Anda. File ini mencantumkan semua halaman penting website dan menjadi ‘peta’ yang akan membantu mesin pencari memahami struktur website.
Selain itu, XML sitemap membantu mesin pencari memahami informasi yang ada pada halaman web Anda dan menentukan halaman mana saja yang dirasa paling penting. Jadi, web crawler akan lebih mudah menemukan konten yang relevan pada website Anda.
Untuk membuat sitemap WordPress dengan Yoast SEO, buka dashboard WordPress Anda lalu buka SEO -> General. Klik tab Features, lalu scroll hingga bagian XML Sitemaps.

Klik tombol On. Yoast SEO akan secara otomatis membuat XML sitemap dari website WordPress Anda.
Setelah itu, klik link yang muncul untuk menampilkan sitemap.

Dengan plugin Yoast, Anda tak hanya bisa membuat XML sitemap, tapi juga bisa menentukan apa saja yang akan disertakan ke sitemap tersebut.
Misalnya Anda ingin mengecualikan tipe konten tertentu pada sitemap, maka Anda hanya perlu memilih tombol yang sesuai di dashboard Yoast. Buka lagi menu Search Appearance, lalu pilih Content Types. Di sini, pilih konten yang ingin Anda kecualikan dari sitemap dengan mengalihkan tombolnya ke Off.

Setelah sitemap siap, Anda perlu melakukan langkah validasi menggunakan sitemap validator. Langkah ini akan memastikan sitemap Anda disusun dalam struktur yang benar.
Untuk memulai, masukkan nama domain Anda pada kolom yang disediakan, lalu klik Validate Sitemap.

Kalau sitemap Anda valid, akan muncul notifikasi seperti di bawah ini.

Selanjutnya Anda perlu mengirimkan (submit) sitemap tersebut ke mesin pencari seperti Google. Untuk melakukannya, ikuti cara berikut:


Untuk mengecek statusnya, buka Sitemaps -> Submitted sitemaps. Google Search Console akan menampilkan status, dan memberikan feedback tentang optimasi situs Anda berdasarkan dokumentasi mereka.
Pada tahap ini, semua setup utama dan cara menggunakan SEO Yoast dasar sudah berhasil diterapkan. Sekarang Anda pun siap menggunakan Yoast SEO untuk mengoptimasi konten website.
Sebagian besar proses optimasi akan dilakukan di Meta Box for Yoast SEO, yang juga disebut tab optimasi konten. Tab ini berada di bawah setiap postingan blog Anda.

Dari sini, Anda bisa mengoptimalkan berbagai aspek on-page SEO, mulai dari title tag dan meta description hingga cornerstone content dan readibility analysis.
Bagian selanjutnya akan membahas langkah-langkah penting dalam on-page SEO.
Optimalkan Focus Keyphrase
Focus keyphrase atau kata kunci utama adalah istilah pencarian yang Anda gunakan untuk menaikkan ranking postingan blog di halaman hasil mesin pencari. Focus keyphrase bisa memuat satu kata saja atau kombinasi dari beberapa kata. Prinsip dasarnya, jangan menggunakan lebih dari lima kata.
Saat Anda memasukkan focus keyphrase ke dalam Meta Box for Yoast SEO, plugin ini akan mulai menganalisis konten dan memberikan saran peningkatan agar ranking postingan Anda lebih baik.

Hasil analisis dan feedback akan muncul di bagian SEO analysis. Klik tombol drop-down untuk melihat saran-saran yang bisa Anda terapkan untuk mengoptimasi konten.

Kalau menggunakan paket premium Yoast SEO, Anda juga bisa memasukkan keyphrase synonym untuk meningkatkan peluang peringkat bagi kata kunci yang relevan.
Penting! Meskipun Yoast SEO memberikan saran seputar densitas atau kepadatan keyword, pastikan untuk tidak terlalu berlebihan menggunakan sebuah keyword dalam konten Anda. Pemakaian keyword secara berlebihan bisa dianggap sebagai keyword stuffing (penjejalan kata kunci), yang bisa berujung pada penalti dari Google.
Salah satu strategi SEO WordPress terbaik adalah melakukan riset keyword menggunakan tool seperti Ahrefs dan SEMrush. Tool ini akan membantu Anda melakukan hal-hal seperti mencari keyword organik, menganalisis volume pencarian, dan menentukan tingkat kesulitan keyword.
Sesuaikan Snippet Preview Website
Postingan yang interaktif akan mengundang makin banyak pengunjung ke website Anda. Salah satu cara agar postingan Anda terlihat menarik adalah dengan mengoptimalkan snippet preview.
Preview postingan yang menarik cenderung mendapatkan lebih banyak klik. Ketika halaman Anda lebih banyak diklik daripada milik kompetitor, mesin pencari akan menganggap website Anda memiliki konten yang lebih berkualitas. Dengan begitu, ranking website Anda makin berpeluang untuk naik.
Di Yoast SEO, Anda akan menemukan preview Google di bawah bagian Focus Keyphrase Meta Box.

Anda bisa melihat preview tentang bagaimana postingan atau halaman web Anda akan ditampilkan di hasil pencarian Google. Pilih jenis tampilan desktop atau mobile menggunakan tombol yang tersedia.
Di bawah preview, akan ada tiga elemen:
Yoast SEO menggunakan indikator berwarna merah, kuning, dan hijau untuk setiap elemen di atas. Warna hijau berarti sudah optimal, sedangkan warna merah dan kuning menandakan bahwa Anda perlu mengoptimasi elemen lebih lanjut.
Tandai Konten Cornerstone
Konten Cornerstone adalah postingan atau halaman yang berfungsi sebagai tiang utama website. Artikel konten ini ini biasanya cukup panjang, memiliki isi yang sangat lengkap, dan mencerminkan misi brand Anda.
Tujuannya adalah untuk menyediakan informasi yang mendetail kepada para pengunjung dan meraih ranking tinggi untuk keyword bervolume besar. Idealnya, konten cornerstone akan mendorong pengunjung untuk berinteraksi dengan website dan membeli produk Anda.
Agar konten cornerstone lebih maksimal, Anda perlu mengarahkan traffic padanya. Gunakan internal link agar pengunjung beralih dari satu halaman ke halaman lain yang relevan di website Anda. Internal link ini akan membantu web crawler menemukan konten cornerstone.
Plugin Yoast SEO memiliki opsi untuk menandai postingan atau halaman sebagai konten cornerstone. Perlu diingat bahwa plugin ini akan menyediakan analisis mendetail ketika Anda menandai sebuah konten sebagai cornerstone.
Sebagai contoh, kalau artikel biasa terdiri dari 500 kata, maka cornerstone content harus memuat setidaknya 1000 kata.

Selain itu, Yoast SEO juga menyediakan tool tambahan untuk mengoptimasi artikel cornerstone seperti penghitung link dan analisis cornerstone khusus.
Untuk menemukan daftar artikel cornerstone, buka Posts -> All Posts -> Cornerstone content. Tool penghitung link akan menampilkan jumlah internal link yang ada dalam sebuah postingan.
Dengan begini, Anda bisa menentukan apakah artikel cornerstone Anda memiliki cukup link atau perlu ditambah.

Bagi user premium, tersedia saran internal linking yang bisa Anda manfaatkan untuk memperbaiki struktur website.

Promosi konten website via media sosial adalah cara yang bagus untuk mendatangkan lebih banyak traffic dan calon pelanggan. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan tampilan konten Anda di berbagai platform sosial.
Konten harus kelihatan menarik, menyertakan gambar yang mencuri perhatian, dan menggunakan judul yang ringkas.
Untungnya, Yoast SEO memiliki fitur yang bisa membantu Anda mengoptimalkan snippet untuk media sosial. Pada Meta Box Yoast SEO, tab Social bisa Anda gunakan untuk mengutak-atik berbagai elemen, sama seperti pada tab optimasi konten.

Biasanya, Anda tidak perlu mengubah apa pun pada snippet media sosial karena plugin ini akan otomatis membuatnya berdasarkan judul dan meta tag. Tentu saja, Anda bisa melakukan perubahan sesuai kebutuhan dengan mengisi kolom-kolom yang tersedia.
Selain optimasi on-page, ada sejumlah strategi bagus lainnya yang bisa Anda terapkan dengan Yoast SEO. Bagian di bawah ini akan membahas cara menggunakan SEO Yoast untuk fitur tingkat lanjut, mulai dari module redirect hingga mengaktifkan canonical URL.
Gunakan Redirect untuk Mencegah Error 404
Sebagai pemilik website, terkadang Anda mungkin harus menghapus beberapa halaman, memindahkannya ke lokasi baru, atau mengubah URL-nya. Sayangnya, halaman-halaman ini tidak secara otomatis menghilang dari hasil pencarian.
Ketika pengunjung atau web crawler menjumpai ‘dead link’ ini, error 404 not found bisa saja muncul. Pengunjung jadi tidak bisa melihat konten Anda, yang tentu saja akan berakibat pada turunnya traffic website.
Salah satu cara menghindari error ini adalah dengan redirect URL lama ke URL yang baru. Untungnya, Yoast SEO menyertakan fitur redirect manager yang akan memudahkan Anda melakukan proses ini cukup dengan beberapa klik saja.
Selain itu, fungsi ini bisa membuat redirect secara otomatis setiap kali Anda memindahkan atau menghapus konten. Plugin ini akan menampilkan notifikasi yang menyarankan Anda untuk melakukan redirect saat menghapus atau memindahkan postingan atau halaman.

Klik tombol Redirect it to another URL, lalu akan muncul kotak pop-up berisi kolom untuk memasukkan URL baru.

Anda bisa memasukkan seluruh sktuktur URL atau hanya bagian slug konten. Setelah itu, klik OK. Postingan kini akan diarahkan ke lokasi baru.
Hindari Konten Duplikat yang Tak Disengaja
Kalau Anda memiliki beberapa halaman dengan konten yang sama, Google mungkin akan kebingungan untuk memprioritaskan halaman mana yang perlu diberi peringkat. Biasanya Google justru tidak mau memberikan ranking sama sekali, atau malah memberikan penalti.
Untuk upaya SEO yang maksimal, Anda harus menghindari adanya postingan atau halaman duplikat. Tapi kalau memang harus membuat konten yang sama karena alasan marketing atau branding, Anda bisa menggunakan canonical URL.
Canonical URL adalah URL dari sebuah halaman yang dipilih untuk menjadi perwakilan dari dua halaman duplikat. Dengannya, mesin pencari bisa mengenali konten asli Anda sehingga pengindeksan halaman versi asli tetap bisa berjalan.
Di Yoast SEO, Anda bisa menambahkan canonical URL dengan cepat dan mudah. Cukup buka tab Advanced pada Meta Box Yoast SEO. Di sana, Anda akan melihat bagian Canonical URL.

Isikan link artikel asli yang ingin diindeks. Update postingan atau halaman terkait, lalu selesai!
Kelola Halaman Archive
Seiring dengan pertumbuhan website Anda, konten dan tag yang ada mungkin perlu dikategorikan agar struktur website tetap konsisten. WordPress secara otomatis menghasilkan halaman archive saat Anda menambahkan kategori, tag, atau taksonomi lainnya ke website.
Secara umum, blog menggunakan archive berbasis tanggal sehingga akan ada daftar panjang berisi artikel yang disortir menurut bulan atau tahun. Meskipun archive ini memudahkan pengunjung menjelajahi website, upaya SEO bisa terganggu kalau dibiarkan tanpa pengelolaan yang baik.
Alokasi crawling bisa terbuang sia-sia apabila web crawler mengindeks ruang yang tidak memiliki batas seperti halaman archive ini. Akibatnya, konten penting Anda justru jadi tidak terindeks.
Untuk menonaktifkan archive berbasis tanggal, buka SEO -> Search Appearance -> Archives. Scroll sampai bagian Date archives, lalu alihkan tombol ke Off.

Yoast adalah plugin wajib bagi semua pemilik website yang ingin memaksimalkan strategi optimasinya. Plugin ini dilengkapi dengan berbagai fitur untuk optimasi tingkat lanjut, dan sebagiannya bisa langsung digunakan. Penggunaannya juga cukup mudah bagi user pemula.
Di artikel ini, kami telah membahas cara setting Yoast SEO dari yang paling mendasar sampai fitur tingkat lanjut. Setelah semua pengaturannya dikonfigurasi, Anda bisa mulai mengoptimasi konten melalui Meta Box for Yoast SEO.
Hal-hal utama yang perlu Anda optimasi dengan Yoast SEO adalah:
Meskipun plugin ini bisa membantu mengoptimasi konten, Anda juga tidak boleh melupakan strategi lainnya agar website Anda meraih posisi terbaik di SERP. Semoga artikel ini bisa membantu memaksimalkan upaya SEO website Anda, ya.
Kalau masih memiliki pertanyaan atau komentar, jangan ragu untuk menyampaikannya melalui kolom komentar di bawah artikel ini.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.