Jul 22, 2025
Faradilla A.
4menit Dibaca
Sebagai pemilik website, Anda mungkin pernah bertanya-tanya, apa perbedaan domain yang menggunakan www dan non-www (yang tidak menggunakan www)? Apakah hanya soal preferensi, atau memang ada pengaruhnya?
Meskipun URL non-www memang terlihat lebih simpel dan mudah diingat, ternyata ada beberapa kekurangan dibandingkan dengan domain yang menggunakan www, terutama dari sisi teknis dan SEO.
Domain www membantu mencegah terjadinya konten duplikat atau pemisahan peringkat halaman saat mesin pencari mengindeks website Anda. Hal ini bisa meningkatkan performa SEO karena semua traffic dan backlink akan terpusat ke satu versi domain saja.
Untungnya, Anda bisa redirect non-www to www dengan mudah. Lanjutkan membaca artikel ini untuk mengetahui langkah-langkahnya di control panel hosting, Cloudflare, dan web server seperti NGINX dan Apache yuk!

Ada beberapa alasan Anda perlu redirect domain non-www ke www, terutama kalau ingin menjaga performa website tetap stabil dan efisien:
Ada beberapa cara untuk mengalihkan URL non-www ke www, mulai dari pengaturan di control panel hosting, layanan CDN seperti Cloudflare, hingga konfigurasi langsung di web server.
Untuk hasil terbaik, pastikan Anda menggunakan redirect permanen (301), bukan redirect sementara (302).
Perhatian! Sebelum mulai mengedit file atau konfigurasi apa pun, pastikan Anda sudah membackup file website Anda terlebih dahulu. Dengan demikian, Anda bisa mengembalikannya ke kondisi semula kalau terjadi error dalam proses redirect.
Cara termudah untuk mengalihkan URL non-www ke www adalah dengan menambahkan aturan ke file .htaccess. Anda bisa melakukannya melalui FTP, SSH, atau control panel hosting Anda.
Pengguna hPanel bisa mengakses dan mengedit file .htaccess dengan mudah. Berikut langkah-langkahnya:


RewriteEngine On dan masukkan kode berikut ini setelahnya:RewriteCond %{HTTP_HOST} ^yourdomain.com [NC]
RewriteRule ^(.*)$ http://www.yourdomain.com/$1 [L,R=301]
Aturan .htaccess ini sekarang akan mengalihkan semua pengunjung dari URL non-www ke URL www website Anda.
Pengguna cPanel bisa mengalihkan URL non-www ke www melalui pengaturan Redirect atau dengan mengedit file .htaccess. Kalau Anda mencari cara yang lebih mudah, kami sarankan untuk menerapkan metode pertama berikut ini:


Kalau cara di atas tidak berhasil, Anda bisa mengatur redirect secara manual dengan mengedit file .htaccess:



RewriteEngine On, masukkan baris kode berikut, lalu simpan perubahan Anda.RewriteCond %{HTTP_HOST} ^yourdomain.com [NC]
RewriteRule ^(.*)$ http://www.yourdomain.com/$1 [L,R=301]
Penting! Jangan lupa untuk mengganti yourdomain.com dengan nama domain Anda yang sebenarnya.
Kalau Anda berencana menggunakan CDN seperti Cloudflare untuk meningkatkan kecepatan dan performa website, Anda juga bisa menggunakannya untuk mengalihkan URL non-www ke domain www.
Untuk menggunakan Cloudflare, Anda bisa menyimak tutorial kami berikut ini:
Cara setting Cloudflare untuk website WordPress
Cara menggunakan Cloudflare untuk meningkatkan performa website
Setelah membuat akun, Anda bisa login dan mulai mengonfigurasi aturan halaman di Cloudflare:


Tunggu hingga pengalihan aktif.
Kalau Anda menggunakan virtual server hosting dan NGINX, ikuti tutorial di bawah ini untuk mengalihkan URL non-www ke www:
[server]$ sudo ls - la
[server]$ sudo nano nginx.conf
server {
server_name yourdomain.com;
return 301 $scheme://www.yourdomain.com$request_uri;
}sudo systemctl restart Nginx
Selain mengalihkan URL non-www ke www, Anda juga bisa membuat redirect lain melalui NGINX, seperti HTTP ke HTTPS dan pengalihan halaman lainnya.
Pengguna Hostinger bisa mengelola VPS dari terminal browser yang tersedia melalui hPanel sehingga tidak memerlukan software tambahan.
Apabila menggunakan VPS dan Apache, Anda juga perlu mengedit file .htaccess. Sama seperti tutorial sebelumnya, hal ini bisa dilakukan melalui terminal SSH.
Penting! Sebelum melanjutkan langkah-langkah di bawah ini, pastikan Anda memiliki akses root dengan hak akses sudo dan editor teks seperti Nano.
Secara default, Apache tidak mengizinkan penggunaan file .htaccess sehingga langkah-langkahnya akan sedikit berbeda:
$ sudo a2enmod rewrite
Kemudian, mulai ulang web server Apache:
$ sudo systemctl restart apache2
$ sudo vi /etc/apache2/sites-available/000-default.conf
Tambahkan kode berikut sebelum baris <VirtualHost>:
<Directory /var/www/html> Options Indexes FollowSymLinks MultiViews AllowOverride All Require all granted </Directory>
Kemudian, restart Apache.
$ sudo vi /var/www/html/.htaccess
RewriteEngine on
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^yourdomain.com [NC]
RewriteRule ^(.*)$ http://www.yourdomain.com/$1 [L,R=301]Semua pengunjung website yang menggunakan URL non-www sekarang akan dialihkan ke versi www.
Banyak orang terbiasa mengetik alamat website tanpa www. Secara teknis, hal ini memang tidak jadi masalah besar karena halaman tetap bisa diakses. Namun, dari sisi performa dan SEO, sebaiknya Anda tetap melakukan redirect ke versi www.
Tanpa pengalihan, mesin pencari bisa menganggap domain www dan non-www sebagai dua website yang berbeda, dan ini bisa berdampak buruk pada peringkat website Anda.
Untungnya, Anda bisa redirect website dari non-www ke www dengan mudah. Di artikel ini, Anda sudah mempelajari langkah-langkahnya dalam berbagai metode:
Setelah menerapkan redirect, siapa pun yang mengakses http://domainanda.com akan otomatis diarahkan ke http://www.domainanda.com.
Semoga artikel ini membantu, ya. Kalau ada pertanyaan, jangan ragu untuk menyampaikannya lewat kolom komentar di bawah artikel ini.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.