Dec 18, 2025
Faradilla A.
7menit Dibaca
Apakah Anda sedang berencana memindahkan website WordPress ke domain baru? Atau akan membuat struktur link baru? Dalam hal ini, Anda perlu berhati-hati karena peringkat SEO yang sudah didapatkan bisa terganggu. Solusinya, bisa dengan cara redirect 301.
Redirect 301 merupakan metode pengalihan yang memungkinkan Anda memindahkan halaman web secara permanen ke URL baru tanpa kehilangan peringkatnya dalam hal SEO.
Yuk lanjutkan membaca! Kami akan membahas arti redirect 301 serta pentingnya menggunakan metode ini untuk SEO WordPress. Selain itu, kami akan menjelaskan cara membuat redirect 301 dengan berbagai metode, termasuk menggunakan hPanel, plugin redirect, skrip PHP, atau file .htaccess.
Redirect 301 adalah kode status HTTP yang dikirim oleh web server ke browser, yang menandakan bahwa halaman web telah dipindahkan secara permanen ke lokasi baru. Ketika pengunjung mencoba mengakses URL lama, mereka akan dialihkan ke URL baru secara default.
Proses ini membantu menjaga traffic yang sudah didapatkan di website Anda, nilai dan otoritas link, serta peringkat SEO secara keseluruhan.
Ada beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan cara membuat redirect 301 daripada redirect sementara, di antaranya:
Untuk membuat redirect secara otomatis, gunakan hPanel atau plugin redirect 301 WordPress.
Kemudian kalau sudah terbiasa menangani hal-hal teknis, Anda bisa membuat redirect 301 dengan mengedit file .htaccess website secara manual atau membuat skrip PHP kustom. Langsung saja, ini dia cara membuat redirect 301 dengan berbagai metode.
hPanel menyediakan antarmuka yang intuitif untuk pengelolaan website yang mudah, termasuk pengalihan atau redirect untuk website WordPress.
Apabila Anda adalah user Hostinger, ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk membuat redirect 301:


hPanel memungkinkan Anda membuat lebih dari satu redirect, yang semuanya akan muncul di daftar redirect di bagian bawah halaman. Apabila ingin menghapusnya, klik ikon Hapus di bawah Tindakan.
All in One SEO (AIOSEO) adalah plugin SEO populer yang menyediakan banyak fitur untuk memaksimalkan strategi SEO website agar mendapatkan peringkat yang lebih tinggi di mesin pencari dan meningkatkan traffic website.
Fitur-fiturnya meliputi pembuatan sitemap WordPress otomatis, tool analisis konten, integrasi Google Search Console, dan pengelola redirect yang mudah digunakan.
Berikut cara membuat 301 redirect menggunakan plugin WordPress AIOSEO:


Sayangnya, fitur redirect hanya tersedia untuk versi plugin pro dengan lisensi. Apabila Anda mencari solusi gratis, pertimbangkan plugin redirect WordPress lainnya.
301 Redirects adalah plugin WordPress lainnya yang direkomendasikan untuk mengarahkan pengunjung dari URL lama ke URL baru dengan benar.
Selain membuat redirect 301 permanen, versi gratisnya juga memungkinkan Anda membuat redirect sementara dengan kode 302 dan 307:

Apabila lebih suka menulis kode sendiri, Anda bisa mengedit file .htaccess secara manual untuk membuat pengalihan 301.
Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk menemukan file .htaccess di folder root website Anda dan membuat pengalihan 301:

Redirect 301 /old-url/ https://www.example.com/new-url/

Atau, Anda juga bisa memindahkan website lama ke domain baru menggunakan pengalihan .htaccess:
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^olddomain.com [NC,OR]
RewriteCond %{HTTP_HOST} ^www.olddomain.com [NC]
RewriteRule ^(.*)$ https://newdomain.com/$1 [L,R=301,NC]Pastikan untuk mengganti olddomain.com dan newdomain.com dengan nama domain website Anda.
User yang memiliki pengetahuan coding juga bisa membuat skrip PHP untuk mengatur redirect 301 di WordPress. Metode ini bisa digunakan untuk mengelola banyak redirect sekaligus.
Apabila Anda adalah user Hostinger, login ke hPanel dan akses file WordPress Anda melalui Website → Kelola → File → File Manager. Setelah itu, ikuti langkah-langkah berikut ini:

<?php
header("HTTP/1.1 301 Moved Permanently");
header("Location: https://www.example.com/new-url/");
exit();
?>

Untuk menguji apakah redirect 301 berhasil dibuat, buka browser Anda dan ketikkan alamat skrip PHP Anda, seperti contoh berikut ini:
https://www.websiteanda.tld/redirects.php.
Perlu diingat bahwa sedikit saja kesalahan ketik atau ejaan dalam kode bisa mengakibatkan error pada website. Jadi, selalu cek ulang kode Anda dan lakukan pengujian redirect secara menyeluruh sebelum menerapkannya.
Sebagai langkah antisipasi, sebaiknya backup website Anda juga agar file-filenya tetap aman. Dengan managed WordPress hosting dari Hostinger, Anda akan mendapatkan fitur backup otomatis harian atau mingguan, tergantung pada paket yang dipilih.
Setiap paket hosting juga sudah menyertakan domain gratis, sertifikat SSL unlimited, penginstalan WordPress sekali klik, dan LiteSpeed cache untuk performa yang lebih baik. Selain itu, kami menyediakan tutorial WordPress lengkap yang akan memandu Anda mengoptimalkan website untuk meraih sukses online.
Dalam hal redirect, ada beberapa jenis dan kode lain yang bisa Anda terapkan selain kode status 301.
Di bagian ini, kami akan menjelaskan perbedaan redirect 301 dan kode redirect website lain yang sering digunakan.
301 redirect mengirimkan sinyal pengalihan permanen dari satu URL ke URL lain. Jenis redirect ini sangat penting untuk mempertahankan efektivitas strategi SEO website dan menjaga pengalaman pengguna tetap optimal.
Jenis redirect ini merupakan opsi terbaik kalau Anda yakin bahwa pengalihan yang dilakukan bersifat permanen dan ingin mengarahkan pengunjung ke lokasi baru tanpa masalah.
Berbeda dengan pengalihan permanen dengan kode 301, kode 302 redirect menunjukkan bahwa pemindahan URL hanya bersifat sementara, dan URL lama akan diaktifkan lagi sewaktu-waktu.
Jenis redirect ini berguna ketika Anda perlu melakukan maintenance atau menguji halaman website yang sudah ada dan berencana untuk mengonlinekannya lagi nanti.
303 redirect adalah jenis pengalihan khusus yang menunjukkan bahwa sebuah resource bisa ditemukan di lokasi lain. Jenis ini sering digunakan sebagai respons terhadap permintaan POST yang dibuat oleh web browser.
Pada dasarnya, kode status 303 memberi tahu klien untuk membuat permintaan GET guna mengambil resource yang diminta. Contohnya adalah pengiriman formulir yang mengarahkan pengguna ke halaman lain.
Mirip dengan 302 redirect, kode 307 redirect menunjukkan adanya pengalihan sementara. Kode ini menandakan bahwa resource yang diakses telah dipindahkan sementara ke lokasi lain.
Menggunakan 301 redirect akan memastikan pengalaman pengguna yang lancar dan mempertahankan peringkat SEO website Anda. Berikut adalah beberapa contoh ketika Anda perlu menggunakan pengalihan 301:
Saat Anda mengganti domain website ke domain baru, merombak struktur website, atau sekadar memperbarui URL, metode 301 redirect wajib digunakan untuk menjaga pengalaman pengguna dan peringkat SEO website.
Apabila Anda adalah user Hostinger, ada cara mudah untuk membuat redirect 301 melalui hPanel. Selain itu, ada berbagai metode lain untuk membuat 301 redirect di WordPress, seperti:
Mana pun metode yang Anda pilih, pastikan untuk backup website lebih dulu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kehilangan data atau error website.
Nah, apabila masih memiliki pertanyaan lain tentang cara redirect 301 di WordPress, Anda bisa menyimak bagian pertanyaan umum di bawah ini, atau sampaikan pertanyaan Anda melalui kolom komentar. Semoga berhasil!
Berikut adalah beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan tentang redirect 301.
Singkatnya, bisa. WordPress menyediakan cara mudah untuk membuat 301 redirect menggunakan plugin seperti AIOSEO dan 301 Redirects. Apabila sudah terbiasa menangani hal-hal teknis, Anda juga bisa mengedit file .htaccess atau membuat skrip PHP kustom.
Ada beberapa sebab 301 redirect tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Salah satunya adalah caching, di mana browser Anda menyimpan versi lama website. Bersihkan cache browser dan plugin caching apa pun yang Anda gunakan. Selain itu, cek lagi kode .htaccess Anda dan pastikan tidak ada kesalahan ketik atau kesalahan sintaksis.
Meskipun redirect 301 sangat berguna untuk perubahan permanen, ada kalanya Anda mungkin memerlukan pengalihan sementara saja. Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan redirect 302, 303, atau 307. Jenis redirect ini berguna ketika Anda sedang menguji URL baru atau membuat perubahan sementara pada website.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.