Jul 30, 2025
Faradilla A.
6menit Dibaca
Ternyata, 75% pengguna internet menilai reputasi sebuah brand dari websitenya. Visual yang menarik merupakan salah satu elemen penting agar website makin ramai. Kalau menggunakan WordPress, ada metode mudah yang bisa Anda lakukan, yaitu dengan cara mengganti tema WordPress.
Anda hanya perlu menginstall tema untuk menyulap desain website Anda. Dengan tema baru, tidak hanya tampilannya yang berubah, tapi juga nuansa dan kesan yang dirasakan para pengunjung.
Kalau budget terbatas, Anda bisa menggunakan tema WordPress gratis. Sedangkan kalau ingin performa yang lebih baik, Anda bisa menggunakan tema WordPress yang ringan dan cepat.
Kali ini kami akan menunjukkan cara ganti tema WordPress beserta persiapannya. Kami juga akan membahas berbagai masalah website yang biasanya bisa diatasi dengan ganti tema. Tanpa basa-basi lagi, yuk mulai!
Sebelum memulai, pastikan Anda menyimpan data-data berikut dari tema yang lama:
Selain itu, cek kecepatan dan performa loading website Anda saat ini untuk memastikan tema yang baru juga memiliki performa yang sebanding atau bahkan lebih baik dari yang sebelumnya.
Sebaiknya uji coba tema baru Anda di staging environment dulu sebelum mengonlinekannya di website. Selain menyediakan ruang pengujian yang aman, WordPress staging environment memungkinkan Anda menemukan dan mengatasi masalah apabila terjadi error yang parah tanpa memengaruhi website Anda saat ini.
Setelah melakukan semua langkah-langkah persiapannya, Anda bisa langsung memulai 4 cara mengganti template WordPress berikut ini:
WordPress maintenance mode memberi tahu pengunjung bahwa website Anda saat ini tidak tersedia karena sedang maintenance. Status ini akan membantu menjaga kredibilitas brand, terutama kalau beberapa fitur perlu dinonaktifkan selama prosesnya.
Cara yang paling mudah adalah menggunakan plugin seperti WP Maintenance Mode. Anda juga bisa membuat halaman mode maintenance dengan plugin landing page builder, atau mengaktifkan mode maintenance dari control panel web host. Semua ini ini tidak perlu coding.
Apabila memutuskan untuk mengganti tema WordPress menggunakan staging environment, Anda boleh melewati langkah di atas.
Langkah ini berlaku untuk menginstal tema gratis yang tersedia di direktori tema WordPress. Untuk menginstal tema WordPress premium, Anda harus mengupload file tema secara manual.




Setelah proses instalasi selesai, Anda akan melihat tombol Live Preview dan Activate saat mengarahkan kursor ke tema.
Kalau Anda mengklik Live Preview, area WordPress theme customizer akan terbuka. Di sini Anda bisa melihat preview tampilan website Anda kalau menggunakan tema tersebut. Untuk langsung menggunakan tema, pilih tombol Activate.

Kalau ingin mengganti tema dari beberapa pilihan yang sudah diinstal, Anda bisa membuka Appearance -> Themes dari panel admin WordPress.
Tema yang baru diinstal memiliki pengaturan yang benar-benar default dan tidak menyertakan modifikasi apa pun. Anda perlu restore semua data, kode kustom, dan pengaturan dari tema sebelumnya.
Cek ulang poin-poin berikut untuk membantu Anda memeriksa kembali semua pengaturan yang diperlukan sebelum mengonlinekan perubahan ke website:
Kalau Anda menguji tema WordPress baru di staging environment, jangan lupa untuk menyalin versi staging tersebut ke website utama Anda lalu menerapkan perubahannya agar langsung online.
Apabila tidak bisa mengakses admin area, Anda bisa mengubah tema WordPress melalui FTP client.
FTP client memungkinkan Anda mentransfer file antara komputer dan server website. Cara kerjanya mirip seperti file manager, tapi bukannya menggunakan komputer, Anda akan mengelola file di server website secara langsung.
FileZilla adalah FTP client gratis yang umum digunakan untuk mentransfer file. Tool ini populer karena kemudahan penggunaannya, serta dukungan sistem operasi yang luas.
Oleh karena itu, kami akan menggunakan FileZilla dalam langkah-langkah di bawah ini untuk menunjukkan cara mengubah tema WordPress melalui FTP. Apa pun FTP client yang Anda gunakan, prosesnya tidak akan berbeda jauh.
Untuk mengupload tema WordPress baru melalui FTP, Anda perlu membuat koneksi antara klien FTP dan akun hosting Anda.
Proses ini memerlukan kredensial FTP, yang berfungsi untuk membuat koneksi dan memastikan FileZilla bisa mengakses file website Anda. Umumnya, Anda memerlukan detail berikut:
Di hPanel, akses kredensial FTP melalui Website → Kelola → File → Akun FTP.

Anda juga bisa mendapatkan kredensial FTP dengan menghubungi tim dukungan provider hosting Anda.
Kemudian di aplikasi FTP client, cari bagian untuk memasukkan detail koneksi Anda. Klik tombol Quickconnect untuk membuat koneksi.

Setelah terhubung, Anda akan melihat file lokal di sisi kiri jendela dan file website Anda di sisi kanan. Mulai proses transfer file antara komputer dan akun web hosting Anda dengan menyeret dan meletakkan file atau menggunakan menu konteks.
Sekarang, mari cari direktori untuk tema website WordPress yang saat ini terinstal. Buka panel Remote Site → direktori /wp-content/themes/.

Apabila belum memiliki file ZIP tema baru yang akan digunakan, silakan download dulu dari sumbernya. Di tutorial ini, kami akan menggunakan Sakara sebagai contoh, yang merupakan child theme Martanda.

Kemudian, unzip file ini di komputer Anda.
Setelah itu, upload folder tema yang sudah diekstrak ke direktori /wp-content/themes/. Berikut langkah-langkahnya:

Pastikan tema sudah benar-benar diupload untuk menghindari kerusakan file.
Karena sedang tidak bisa mengakses area admin WordPress, Anda perlu melakukan perubahan pada database website secara langsung. Berhati-hatilah selama proses ini, karena perubahan kode yang salah bisa mengakibatkan masalah pada website Anda.
Berikut cara mengaktifkan tema baru melalui database phpMyAdmin:




Setelah mengubah nilai database, hapus cache browser untuk memastikan Anda melihat versi website terbaru.
Cek apakah tema yang baru sudah aktif. Apabila tampilannya sudah sesuai harapan, artinya Anda berhasil mengubah tema WordPress. Selain itu, uji website Anda secara menyeluruh untuk memastikan semuanya berfungsi sebagaimana mestinya.
Mengganti tema WordPress tidak hanya bisa memberikan tampilan baru yang benar-benar ‘fresh’ bagi pengunjung, tapi juga cukup efektif untuk mengatasi beberapa masalah, seperti:
Terkadang, menggunakan tema WordPress yang sama untuk waktu yang lama tanpa harus berganti-ganti memang sudah dirasa cukup bagi pemilik website. Namun, ada kalanya Anda harus menggunakan visual baru yang lebih menarik.
Mengubah tampilan website dengan cara mengganti theme WordPress sebenarnya memiliki banyak manfaat bagi website Anda. Selain tampilan yang lebih fresh, tema baru bisa membantu mengatasi sejumlah masalah dan menyediakan fungsionalitas baru bagi website Anda serta meningkatkan performanya.
Jadi, sudah siap memberikan suasana baru bagi website Anda dan menjangkau lebih banyak pengunjung? Selamat mencoba!
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.