Sep 27, 2024
Faradilla A.
10menit Dibaca
Mesin pencari menghasilkan sekitar 93% dari total traffic web. Kalau punya website, Anda wajib submit URL website ke search engine. Dengan cara mendaftarkan website ke Google dan search engine lainnya, ranking dan traffic website Anda pun akan meningkat.
Memang, mesin pencari akan mengindeks website secara otomatis. Namun, dengan mendaftarkan website ke search engine, Anda bisa menyertakan data yang lengkap dan akurat tentang website Anda.
Perlu diketahui bahwa setiap mesin pencari memiliki proses submit yang berbeda. Kali ini, kami akan menjelaskan cara submit website ke mesin pencari populer seperti Google, Bing, dan Yandex, karena opsi lain seperti Yahoo dan DuckDuckGo menggunakan data indeks Bing.
Kami juga akan membagikan tips dan trik cara mengecek indexing website dan menghindari error selama proses submit URL website. Setelah membaca artikel ini, Anda pun bisa menaikkan peringkat website di SERP. Yuk, mulai!

Google menguasai sekitar 92.49% pangsa pasar mesin pencari di seluruh dunia. Oleh karena itu, dengan cara submit URL di Google, Anda bisa turut meningkatkan traffic website sekaligus brand awareness bisnis.
Untuk website bisnis, mendaftarkan URL di Google My Business juga akan membantu meningkatkan ranking di halaman hasil mesin pencari (SERP).
Jangan lupa, submit URL website bisa berarti seluruh domain website atau hanya halaman tertentu.
Untuk mendaftarkan website ke Google, upload sitemap Anda ke Google Search Console. Sitemap adalah file XML yang berisi data website Anda beserta hubungan setiap halaman web yang ada di dalamnya.
Google menggunakan sitemap XML untuk mengindeks website Anda lebih cepat dengan menyimpan halaman-halaman web secara lebih efisien. Berikut beberapa manfaat menggunakan sitemap XML untuk submit website ke Google:
Untuk mengupload sitemap XML ke Google Search Console, buat sitemap terlebih dahulu untuk website Anda. Pilih dari beberapa cara di bawah ini:
Setiap metode akan menghasilkan URL sitemap, yang akan memiliki format seperti berikut:
http://contoh.com/sitemap_index.xml
Setelah sitemap XML Anda siap, buka Google Search Console untuk mulai submit website ke Google. Berikut langkah-langkahnya setelah Anda login:



Untuk mengecek statusnya, buka Sitemaps -> Submitted sitemaps. Setelah website diindeks, Google Search Console akan memberikan respons untuk mengoptimasi website Anda dan menaikkan rankingnya. Google juga menyediakan dokumentasi dan materi untuk membantu Anda.
Setelah mendaftarkan website Anda, Google akan melakukan crawl untuk konten baru. Perlu diperhatikan bahwa kalau Anda mengirimkan URL individual setelah mengupdate konten, Google bisa mengindeksnya lebih cepat. Untuk melakukannya, gunakan tool Inspeksi URL di Google Search Console.
Tool ini akan memberikan data tentang halaman tertentu, termasuk error AMP dan masalah pengindeksan.
Berikut cara submit halaman website ke Google:


Harap diingat bahwa Google hanya memperbolehkan maksimal 10 permintaan URL per hari.
Mendaftarkan website ke Google My Business (GMB) bisa meningkatkan traffic, karena tool gratis ini menampilkan detail bisnis Anda di bagian atas hasil pencarian. Langkah ini direkomendasikan untuk meningkatkan traffic, karena sekitar 56% pengguna mengunjungi website yang tercantum di GMB.
GMB meningkatkan online presence bisnis Anda di berbagai layanan Google, termasuk Pencarian dan Maps. Ketika pengguna mencari suatu layanan di area perusahaan Anda, mesin pencari akan juga akan turut menyarankan perusahaan Anda.

Beberapa manfaat tool ini meliputi:
Tool ini juga cocok untuk pemula dan bisnis dengan berbagai skala. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mendaftarkan profil dan URL perusahaan Anda ke Google:





Web crawler adalah software yang menelusuri satu link ke link lain yang terkait untuk ‘mengalirkan’ data dari website ke server Google. Apabila Anda menambahkan internal link secara rutin, Google pun bisa menemukan, mengindeks, dan memberi peringkat pada halaman Anda dengan lebih cepat.
Ada dua jenis internal link: link navigasi dan link kontekstual. Kedua jenis ini membantu mengurutkan hierarki website dan membangun otoritas, yang akan membantu mengarahkan crawler.
Link navigasi, misalnya menu utama dan menu footer di website, membantu pengguna beralih antarhalaman pada domain yang sama.
Link kontekstual menghubungkan konten relevan dalam artikel untuk membantu pembaca menemukan materi tambahan tentang suatu topik. Jenis link ini juga membangun hubungan antar setiap halaman di website.
Sebagai contoh, link dalam postingan blog menghubungkan pengguna ke artikel lain yang memberikan informasi tambahan yang relevan.
Selain itu, link kontekstual akan memberikan sinyal pada Google bahwa website Anda memiliki artikel yang bermanfaat. Agar Google bisa memahaminya, Anda harus menggunakan anchor text atau anchor phrase saat menambahkan hyperlink pada teks.
Bing adalah mesin pencari terpopuler kedua di dunia. Selain itu, Yahoo dan DuckDuckGo juga menggunakan indeks pencarian Bing untuk menemukan website-website baru. Agar website Anda bisa segera di-crawl dan diindeks, gunakan Bing Webmaster Tools.
Cara mendaftarkan website ke Bing adalah sebagai berikut:



Nah, tadi adalah langkah-langkah untuk mendaftarkan website Anda ke Bing. Namun, ada cara lain untuk mendaftarkan halaman individu:



Apabila menggunakan WordPress, ada juga plugin Bing URL Submission untuk mengirimkan URL secara otomatis. Untuk menggunakan plugin ini, Anda harus membuat API Key dari Bing Webmaster Tools.
Ikuti langkah berikut untuk menggunakan plugin ini:



Bing Webmaster Tools juga menyediakan dokumentasi dan materi untuk mengoptimalkan website Anda.
Yandex merupakan mesin pencari dari Rusia yang juga tak kalah populer, menguasai 60% pangsa pencarian di negaranya.
Jadi, kalau audiens atau target pasar Anda utamanya di Rusia atau memiliki website berbahasa Rusia, Anda bisa memanfaatkannya dengan cara submit website ke search engine seperti Yandex.
Yandex Webmaster juga dilengkapi dengan berbagai fitur yang bisa membantu mengidentifikasi masalah-masalah khusus di website Anda. Berikut cara submit website ke search engine Yandex:





Untuk mengirimkan URL individu ke Yandex, ikuti langkah-langkah di bawah ini:


Yandex akan mengirimkan notifikasi melalui email apabila ada masalah dengan website yang perlu Anda tangani.
Setelah submit URL, cek apakah website Anda sudah berhasil terindeks. Tapi ingat, mesin pencari mungkin perlu waktu beberapa hari hingga beberapa minggu untuk mengindeks website Anda.
Cara termudah untuk memastikannya adalah dengan mengecek semua tool yang Anda gunakan untuk submit website. Setiap tool punya cara sendiri untuk menginformasikan status indeks website. Tool ini juga akan memberi tahu Anda kalau ada kesalahan yang perlu ditangani.
Untuk Google Search Console, buka sidebar kiri, kemudian klik Coverage. Pada bagian Details, Anda akan melihat apakah URL Anda sudah terindeks oleh Google.
Apabila menggunakan Bing Webmaster Tools, klik Site Explorer pada menu sidebar kiri. Anda bisa menelusuri semua halaman di website Anda yang sudah terindeks.
Sementara untuk Yandex Webmaster Tools, buka Indexing -> Check URL status untuk melihat apakah mesin pencari ini sudah mengindeks URL Anda.
Cara lain untuk mengeceknya adalah dengan membuka salah satu mesin pencari lalu mengetikkan kueri pencarian berikut:
site:namawebsiteanda.com
Halaman hasil pencarian akan menampilkan daftar konten beserta homepage Anda di bagian atas. Kalau tidak muncul, berarti mesin pencari belum mengindeks website Anda.

Website bisa mencegah mesin pencari mengindeks halaman-halamannya dengan menggunakan meta tag NoIndex. Kalau suatu halaman web memiliki tag ini dalam HTML, mesin pencari tidak akan bisa melakukan crawl dan mengindeks website, baik manual maupun otomatis.
Tag NoIndex terletak di bagian <head> suatu halaman dengan format berikut:
<meta name="robots" content="noindex, follow"/>
Tag NoIndex bisa membantu mencegah crawling konten duplikat atau menguji halaman sebelum dipublikasikan. Namun, selalu ingat untuk menghapus tag tersebut sebelum mengirimkan website Anda.
Untuk memeriksa apakah website Anda mengandung tag NoIndex, gunakan tool online seperti SEO Site Checkup. Kalau mesin pencari tidak bisa mengindeks website Anda, hapus tag tersebut dan submit ulang URL website.
Kami juga menyarankan agar Anda memeriksa file .htaccess website untuk melihat apakah ada tag NoIndex atau NoFollow.
Apabila menggunakan WordPress, buka Settings -> Reading dan cek Search engine visibility. Hapus centang pada kotak di sampingnya kalau ingin website Anda terindeks.

Selain tag NoIndex, cek juga masalah-masalah lain yang bisa mencegah mesin pencari mengindeks website Anda:
Mesin pencari akan tetap mengindeks dan memberi ranking pada website Anda tanpa proses submit. Namun, dengan cara submit website ke search engine, website Anda pun bisa ditemukan lebih cepat. Berikut beberapa manfaat submit website ke mesin pencari:
Sebenarnya tidak wajib untuk mengirimkan website Anda ke mesin pencari. Namun, hal ini akan sangat bermanfaat dalam situasi:
Website tidak otomatis mendapatkan banyak traffic setelah diindeks mesin pencari. Website juga harus punya konten berkualitas yang SEO-friendly agar bisa visibilitasnya makin meningkat di halaman hasil pencarian.
Ranking yang tinggi bisa meningkatkan traffic website Anda, karena 3 hasil organik teratas cenderung mendapatkan 75% dari seluruh traffic pencarian.
Selain dengan mendaftarkan website ke mesin pencari, berikut panduan menggunakan beberapa layanan SEO untuk mengoptimasi website Anda dan meningkatkan visibilitasnya:

Dengan cara mendaftarkan website ke Google dan mesin pencari lainnya, Anda akan turut meningkatkan traffic website. Meski mesin pencari akan otomatis menjelajahi website untuk mengindeksnya, Anda bisa menemukan error dan mengoptimasi website lebih baik lagi dengan submit URL website secara manual.
Nah, di artikel ini, kami sudah menunjukkan cara submit website ke search engine seperti Google, Bing, dan Yandex, serta Yahoo dan DuckDuckGo, yang menggunakan data indeks Bing. Anda juga sudah mempelajari cara mengirimkan sitemap dan URL untuk halaman individu.
Apabila website belum berhasil terindeks, kami juga sudah membagikan cara untuk mengecek apakah Anda berhasil memperbaikinya.
Ingat, submit URL website saja belum cukup untuk meningkatkan traffic. Oleh karena itu, tutorial ini juga menyertakan tips dan trik untuk mengoptimalkan konten website agar mendapatkan ranking lebih tinggi di halaman hasil pencarian.
Punya tips dan trik lain yang mau Anda bagikan? Jangan ragu untuk menyampaikannya lewat kolom komentar di bawah artikel ini, ya!
Core Web Vitals
Forum SEO Terbaik
Cara Menguji Kecepatan Website
Cara Menemukan Long-Tail Keyword
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.