Dec 18, 2025
Faradilla A.
6menit Dibaca
Ketika Anda menerbitkan postingan blog baru di website WordPress, postingan tersebut akan secara otomatis muncul di homepage. Apabila Anda tidak ingin mengubah tampilan homepage dan berencana membuat bagian khusus untuk blog, Anda sudah membaca artikel yang tepat!
Di tutorial WordPress kali ini, kami akan menjelaskan cara menambahkan postingan blog ke halaman WordPress menggunakan classic theme dan editor Gutenberg.
Selain itu, kami akan membagikan cara menambahkan postingan ke area footer atau sidebar menggunakan widget. Langsung saja, simak tutorialnya di bawah ini yuk!
Apabila Anda menggunakan classic theme WordPress, ikuti langkah-langkah berikut ini untuk menambahkan postingan ke halaman tertentu:
Untuk menambahkan postingan ke halaman di WordPress, website Anda membutuhkan setidaknya dua halaman: satu halaman untuk homepage statis, dan satunya lagi sebagai halaman blog.
Ikuti langkah-langkah berikut untuk menambahkan halaman di WordPress:

Ulangi proses di atas untuk membuat blog dan halaman lain yang diperlukan.
Biarkan halaman blog kosong, karena halaman ini akan mengambil dan menampilkan postingan blog secara otomatis setelah Anda mengonfigurasinya.
Secara default, postingan terbaru Anda akan ditampilkan di halaman homepage, bukan di halaman lainnya. Untuk memindahkannya ke halaman blog, ikuti langkah-langkah berikut ini:

Agar tidak terjadi error, jangan memilih halaman yang sama untuk opsi Homepage dan Posts page.
Selanjutnya, tambahkan homepage dan halaman blog kustom Anda ke menu navigasi:

Setelah selesai, semua postingan Anda akan secara otomatis muncul di halaman blog. Apabila Anda belum menerbitkan artikel apa pun, ikuti langkah-langkah berikut ini untuk menambahkan postingan baru di WordPress:
Anda bisa melihat dan mengedit semua postingan blog yang telah diterbitkan di bagian Posts (Pos).

Apabila ingin menulis konten dan mencari gambar yang relevan dengan cepat dan mudah, Anda bisa memanfaatkan tool AI WordPress yang disertakan dengan paket WordPress Business kami.
Cukup masukkan prompt lalu pilih jenis dan panjang postingan yang ingin Anda buat, lalu tool ini akan menuliskannya secara otomatis untuk Anda, lengkap dengan gambar unggulan postingan.
Untuk block theme, gunakan editor website Gutenberg untuk menyesuaikan homepage Anda dan membuat bagian khusus untuk postingan.
Beberapa block theme memiliki blok Query Loop yang ditambahkan ke template homepage secara default. WordPress Query Loop merupakan blok untuk menampilkan postingan dalam urutan tertentu.
Blok ini akan menampilkan postingan terbaru Anda di halaman depan ketika menggunakan pola blok Query Loop yang sudah ada. Namun, Anda juga bisa memilih Start Blank untuk menyesuaikan tata letak dan struktur blok sendiri.
Nah, agar tampilan homepage website WordPress Anda tidak berubah, Anda perlu menghapus blok Query Loop. Berikut caranya:


Pastikan Anda sudah memilih blok yang tepat. Lihat bagian Settings di sidebar kanan untuk mengeceknya. Di bawah tab Block, seharusnya ada tulisan “Query Loop” di bagian atas.
Setelah selesai, buat halaman blog baru dan tambahkan postingan menggunakan blok Query Loop:

Untuk menambahkan postingan blog dengan cepat, klik Choose (Pilih) dan pilih salah satu pola yang tersedia.
Atau, Anda bisa memilih Start Blank (Mulai dari nol) untuk menyesuaikan blok sesuai keinginan. Dengan opsi ini, Anda akan melihat beberapa variasi konten yang bisa dipilih:
Setelah memilih tata letak, kembali ke menu di sidebar kanan. Di bawah Block, Anda bisa melakukan beberapa tugas, seperti:
Setelah membuat menu kustom, akses Site Editor dengan mengklik Appearance (Tampilan) → Editor. Dari menu sebelah kiri, akses Patterns (Pola) → Template Parts (Semua Komponen Template) → Header.
Tata letak header akan berbeda antara satu tema dan tema lainnya. Beberapa tema juga dilengkapi dengan daftar halaman siap pakai, yang mungkin mencakup halaman blog.
Apabila theme builder Anda tidak memilikinya, berikut cara menambahkan halaman ke menu navigasi:

Menggunakan metode ini, Anda juga bisa menambahkan halaman lain ke menu navigasi, termasuk About (Tentang) dan Contact Us (Hubungi Kami).
Metode lain untuk menambahkan daftar postingan ke halaman WordPress adalah dengan menggunakan widget. Dengan cara ini, postingan blog akan ditampilkan di area widget footer atau sidebar sebagai bagian dari konten halaman.
Kami akan menjelaskan langkah-langkahnya di bagian ini menggunakan classic theme dan block theme.
Apabila tema Anda menggunakan classic editor, tambahkan widget ke footer atau sidebar langsung dari dashboard WordPress:

Block theme biasanya dilengkapi dengan bagian template untuk berbagai area website Anda, seperti header, footer, atau sidebar.
Jadi, kalau Anda menggunakan block theme, langkah-langkahnya akan sedikit berbeda:

Pada dasarnya, menambahkan postingan ke halaman sendiri dan bukan di homepage lebih dianjurkan karena beberapa alasan:
Secara default, WordPress akan menampilkan postingan blog di homepage. Namun, untuk meningkatkan pengalaman pengguna website, sebaiknya Anda membuat halaman blog sendiri yang terpisah dari homepage.
Apabila website WordPress Anda menggunakan classic theme, Anda bisa membuat homepage statis dan halaman postingan yang terpisah. Sementara itu, untuk tema yang lebih modern dan berbasis blok, gunakan block editor Gutenberg untuk desain tata letak yang dinamis.
Anda juga bisa menggunakan widget untuk menambahkan postingan ke sidebar atau footer, yang akan turut mengoptimalkan sistem navigasi dan aksesibilitas website.
Semoga artikel ini bisa membantu Anda menambahkan postingan ke halaman WordPress tanpa masalah, ya. Apabila masih memiliki pertanyaan, sampaikan lewat kolom komentar di bawah artikel ini yuk!
Bagian ini akan menjawab pertanyaan paling umum tentang cara menambahkan postingan ke halaman di WordPress.
Login ke dashboard WordPress lalu buka Settings (Pengaturan) → Reading (Membaca). Di samping Your homepage displays (Tampilan beranda Anda), pilih Your latest posts (Pos-pos terbaru Anda). Sesuaikan homepage menggunakan widget atau page builder agar lebih menarik.
Apabila postingan tidak muncul di halaman blog, kemungkinan penyebabnya adalah pengaturan yang salah. Buka Reading (Membaca), dan pastikan Anda sudah mengatur halaman khusus yang benar sebagai Posts page (Laman Pos-pos). Selain itu, cek apakah postingan sudah diterbitkan dan tidak dalam mode draf atau pribadi. Verifikasikan file template tema Anda, dan pastikan template tersebut mendukung untuk menampilkan postingan.
Halaman adalah bagian di website Anda, seperti Tentang Kami, Kontak, dan Beranda. Sementara itu, postingan adalah konten yang Anda tambahkan ke bagian-bagian ini. Postingan sering diterbitkan dan diperbarui, sedangkan halaman biasanya cenderung statis.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.