Jan 08, 2025
Faradilla A.
7menit Dibaca
Saat sedang browsing, Anda mungkin pernah melihat iklan website yang menawarkan diskon besar atau peluang keuntungan yang menggiurkan. Hati-hati! Bisa jadi hal tersebut adalah jebakan dari website penipu.
Kalau sampai salah klik, bisa-bisa saldo rekening Anda terkuras. Penipu online juga semakin cerdik dalam membuat websitenya terlihat persis seperti aslinya. Dari alamat web hingga desain yang mirip, semua dirancang agar korbannya lengah.
Tapi jangan khawatir, karena Anda masih bisa melindungi diri dengan bersikap lebih waspada. Di artikel ini, kami akan membahas cara cek website penipu agar Anda terhindar dari bahaya online. Mau tahu selengkapnya? Yuk, scroll ke bawah!
Penipu online punya banyak cara untuk memanipulasi korbannya, termasuk melalui berbagai jenis website palsu yang tampak meyakinkan.
Berikut adalah jenis-jenis website penipuan yang perlu Anda waspadai:
Dengan memahami jenis-jenis website penipuan di atas, Anda pun bisa lebih waspada saat online di internet untuk menghindari kerugian yang tidak diinginkan.
Meskipun Anda sudah berhati-hati, terkadang masih ada website penipuan yang sulit dideteksi kecuali Anda benar-benar jeli dalam mengenali ciri-cirinya.
Oleh karena itu, untuk memastikan apakah website aman, Anda bisa mengikuti panduan berikut ini.

Diskon, hadiah, atau investasi dengan keuntungan yang terlihat fantastis adalah trik lama yang masih sering digunakan oleh para penipu. Website seperti ini sering mengiklankan promosi yang kelihatannya tidak masuk akal.
Misalnya, Anda mungkin menemukan website game yang menawarkan hadiah uang tunai hingga miliaran, atau toko online yang menjual barang-barang bermerek dengan harga jauh di bawah pasaran. Hal seperti ini harus dicurigai, karena bisa jadi ada yang tidak beres.
Sebagai langkah pencegahan, pertimbangkan apakah penawaran tersebut tampak realistis. Jumlah sebanyak itu hampir tidak mungkin diberikan cuma-cuma oleh perusahaan mana pun tanpa ada konsekuensinya.
Selain itu, untuk diskon barang bermerek, bandingkan harga di beberapa website resmi atau marketplace besar. Apabila selisihnya terlalu jauh atau ada biaya tersembunyi, Anda patut curiga. Biasakan untuk tidak tergiur dengan penawaran menggiurkan tanpa mengeceknya lebih lanjut.
Anda bisa memanfaatkan mesin pencari untuk memeriksa kredibilitas suatu website. Caranya, coba ketik nama website atau URL yang Anda curigai lalu tambahkan kata kunci seperti “penipu” atau “scam” setelahnya.
Sebagai contoh, kalau Anda menemukan website baru yang menawarkan barang murah, ketik “review nama_website.com” atau “nama_website.com penipu” di Google. Biasanya, kalau website tersebut sudah memakan korban, akan ada testimoni atau peringatan dari pengguna sebelumnya.

Langkah ini akan menampilkan ulasan atau laporan dari pengguna lain yang mungkin pernah mengalami kejadian buruk dengan website tersebut.
Dengan membaca pengalaman orang lain, Anda pun bisa mengambil keputusan dengan lebih bijak sebelum memasukkan informasi pribadi atau melakukan pembayaran.
Website yang aman biasanya menggunakan sertifikat SSL, yang ditandai dengan ikon gembok dan URL https yang bisa dicek di kolom alamat browser. Hindari website yang tidak memiliki SSL, terutama untuk transaksi yang melibatkan informasi sensitif.

SSL menunjukkan bahwa website tersebut menerapkan enkripsi dasar untuk melindungi data Anda. Penipu kadang menggunakan protokol http tanpa ikon gembok, yang membuat data Anda lebih rawan disadap.
Namun, tetaplah berhati-hati karena beberapa website penipuan juga terkadang menggunakan SSL agar terlihat asli. Dalam hal ini, Anda bisa memeriksa detail sertifikat SSL dengan mengklik ikon gembok di sebelah URL.
Lihat informasi otoritas yang mengeluarkan sertifikat dan siapa pemiliknya. Website asli biasanya memiliki sertifikat yang dikeluarkan oleh otoritas terpercaya, seperti Let’s Encrypt. Apabila menggunakan sertifikat SSL self-signed, sebaiknya hindari website tersebut.
Trik penipuan lain yang sering digunakan adalah membuat URL yang sangat mirip dengan website aslinya, hanya berbeda satu atau dua huruf. Misalnya, domain yang seharusnya hostinger.co.id bisa saja dipalsukan menjadi h0stinger.co.id.
Perbedaan kecil ini mudah terlewatkan kalau Anda tidak berhati-hati. Periksa lagi URL website dengan cermat, terutama kalau Anda diarahkan ke website tersebut melalui link yang dibagikan di media sosial atau email.
Jangan ragu untuk mengetik nama domainnya langsung di browser atau mencarinya lewat Google kalau dirasa lebih aman. Biasakan untuk tidak mengklik link dari sumber yang tidak tepercaya, dan pastikan Anda sudah membuka website yang tepat.
Saat ini, ada banyak tool online yang bisa membantu Anda memeriksa reputasi sebuah website, seperti Google Laporan Transparansi dan Norton Safe Web.
Tool ini bisa memberikan laporan tentang keamanan website berdasarkan data dari berbagai sumber. Anda bisa langsung memasukkan URL yang ingin dicek untuk melihat apakah website tersebut memiliki riwayat buruk.
Apabila website tersebut terindikasi mengandung penipuan, tool online ini akan menampilkan status peringatan atau sejenisnya. Berikut contohnya saat kami menggunakan Norton Safe Web untuk mengecek website yang tidak diizinkan di Indonesia.

Dengan menggunakan tool seperti ini, Anda bisa memastikan keamanan website sejak awal sebelum lanjut mengaksesnya agar terhindar menjadi korban website penipuan.
Usia domain bisa menjadi petunjuk apakah sebuah website bisa dipercaya atau termasuk scam. Website penipuan biasanya baru didaftarkan beberapa bulan terakhir untuk menghindari kecurigaan atau melarikan diri setelah mendapatkan korban.
Anda bisa memeriksa usia domain menggunakan layanan WHOIS atau tool online lain seperti URLVoid.

Setelah memeriksa usia domain website, lanjutkan dengan mencari informasinya lebih lanjut di mesin pencari untuk memastikan kredibilitas brand website tersebut.
Website yang sudah ada selama bertahun-tahun biasanya lebih bisa dipercaya, terutama kalau sudah memiliki brand yang kredibel. Namun, kalau website tersebut baru didaftarkan dalam hitungan bulan dan menawarkan investasi atau layanan keuangan, ada baiknya Anda lebih waspada.
Website asli biasanya memiliki informasi kontak yang lengkap, seperti alamat kantor, nomor telepon, dan email yang valid. Di sisi lain, website penipu sering kali hanya menampilkan informasi kontak seadanya, atau bahkan tidak ada sama sekali.
Untuk mengeceknya, Anda bisa mencoba menghubungi nomor yang tertera atau mencari alamatnya di Google Maps. Website asli umumnya akan memiliki informasi lokasi atau kontak yang jelas dan bisa diverifikasi.

Apabila informasi tersebut terlihat mencurigakan, seperti hanya menyediakan email gratisan atau nomor telepon yang tidak bisa dihubungi, hal ini mungkin mengindikasikan penipuan. Kalau tidak ada cara lain untuk menghubungi selain email gratisan, sebaiknya hindari website tersebut.
Ulasan pengguna bisa memberi Anda gambaran tentang pengalaman yang dirasakan orang lain dengan suatu website. Biasanya, website palsu tidak memiliki ulasan yang valid atau bahkan menggunakan testimoni palsu untuk meyakinkan calon korban.
Pastikan Anda memeriksa ulasan di platform atau forum tepercaya seperti Google Reviews atau Trustpilot. Apabila website terlihat masih baru tapi sudah memiliki banyak ulasan positif dengan nilai sempurna, ada baiknya Anda curiga.
Baca setiap ulasan dengan teliti dan amati apakah ada pola tertentu atau komentar yang terlihat dibuat-buat. Ulasan organik biasanya menampilkan informasi spesifik yang terkait dengan pengalaman nyata pengguna saat menggunakan layanan dari website tersebut.
Tampilan dan desain web yang profesional biasanya menjadi salah satu indikator bahwa website yang Anda kunjungi cukup tepercaya. Sebaliknya, website penipu sering kali memiliki desain yang kurang rapi atau banyak kesalahan bahasa.
Website palsu biasanya dibuat dengan terburu-buru sehingga kontennya tampak tidak beraturan dan terkesan asal-asalan.

Perhatikan ejaan, tata bahasa, dan kualitas gambar di website tersebut. Website yang valid akan memprioritaskan tampilan yang berkualitas dan profesional, sementara website penipu sering mengabaikan detail ini.
Apabila ada banyak kesalahan atau desain website yang buruk, jangan ragu untuk mencurigai website tersebut.
Website sungguhan umumnya memiliki kebijakan privasi serta ketentuan penggunaan layanan yang jelas dan mudah diakses. Kebijakan ini penting untuk mengetahui bagaimana data Anda akan digunakan oleh website tersebut.
Nah, website penipu biasanya tidak memiliki kebijakan privasi, atau justru mencantumkan kebijakan yang terlalu umum dan tidak relevan. Sebelum Anda memasukkan data atau melakukan transaksi, pastikan website tersebut memiliki halaman kebijakan privasi atau ketentuan penggunaan yang jelas.

Website asli akan menjelaskan bagaimana data Anda diproses, disimpan, dan digunakan, sementara website palsu biasanya mengabaikan aspek penting ini.
Kebijakan privasi yang lengkap dan benar-benar relevan dengan layanan yang ditawarkan adalah salah satu tanda bahwa pihak di balik website tersebut memiliki komitmen untuk menjaga data Anda.
Apabila Anda merasa telah menjadi korban penipuan melalui website, segera lakukan langkah-langkah di bawah ini untuk meminimalkan dampaknya:
Selain langkah-langkah di atas, masih ada beberapa tips tambahan yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan keamanan Anda saat online di internet:
Menerapkan tips-tips di atas dan terus bersikap waspada akan turut membantu meningkatkan keamanan dan privasi Anda saat beraktivitas di dunia maya.
Jangan lupa, keamanan online adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, berikan edukasi juga kepada keluarga dan teman-teman Anda agar mereka terhindar dari ancaman cyber.
Penipuan online terus memakan korban dengan metode yang semakin canggih. Agar terhindar dari ancaman ini, penting bagi Anda untuk mengenali ciri-cirinya dan mengetahui cara mengecek website penipu.
Biasanya, website penipuan memiliki desain yang mirip dengan website aslinya, tapi ada sejumlah detail kecil yang dipalsukan, seperti URL yang diubah atau informasi kontak yang mencurigakan. Selain itu, website ini sering menawarkan diskon besar untuk menarik perhatian calon korban.
Apabila sudah terlanjur menjadi korban, jangan panik. Segera laporkan kasus tersebut ke pihak berwenang dan ganti kata sandi Anda. Langkah ini penting agar data dan akun Anda tidak disalahgunakan lebih jauh.
Ingat, curigalah dengan hal-hal yang tampak tidak realistis di internet. Terapkan panduan di artikel ini untuk selalu berhati-hati saat online, dan mari tingkatkan keamanan online Anda serta orang-orang di sekitar Anda!
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.