Dec 05, 2023
Faradilla A.
5menit Dibaca
User Experience adalah istilah yang memiliki arti sangat luas. UX atau Pengalaman Pengguna mencakup berbagai aspek dalam keseharian kita, khususnya untuk hal-hal yang berkaitan dengan fungsi dan penggunaan produk atau layanan.
Namun, UX bukanlah sebatas menciptakan desain yang cantik dan produk yang canggih. Semua tahapan yang perlu dilalui seseorang untuk mencapai tujuannya ketika menggunakan suatu produk harus ikut dipertimbangkan.
Nah, kalau Anda ingin tahu lebih lanjut tentang apa itu UX, mari lanjutkan di bawah ini karena kami akan menjelaskan semuanya termasuk manfaat dan cara menciptakan UX yang baik. Yuk baca sampai selesai!
UX atau User Experience adalah konsep yang berfokus pada cara pengguna berinteraksi dengan produk atau layanan yang mereka gunakan. Proses desainnya bertujuan untuk menemukan cara yang paling mudah dan efisien bagi pengguna dalam memakai produk atau layanan tersebut.
User experience memiliki peran yang cukup krusial dalam kaitannya dengan angka penjualan dan tingkat keberhasilan produk atau layanan. Pada akhirnya, pengalaman pengguna yang baik akan menghasilkan konversi yang baik pula.
Misalnya ketika membuat website toko online, hal-hal yang perlu dioptimalkan dalam User Experience adalah bagaimana pelanggan bisa menemukan produk, membaca deskripsinya, dan melakukan transaksi tanpa masalah.
Siapa sih yang tidak senang mencoba sesuatu lalu langsung berhasil mendapatkan hal yang diinginkannya dalam sekali coba? Tanpa error, tanpa masalah, dan tanpa menunggu lama.
Selain itu, user experience yang mampu memudahkan pelanggan dalam menggunakan produk sejak awal mencobanya juga akan menciptakan kesan pertama yang baik. Hal ini tentu akan berpengaruh pada tingkat kepuasan dan loyalitas mereka.
Jadi seperti inilah dasar pemikiran serta tujuan dan fungsi UX, yaitu untuk menciptakan pengalaman yang intuitif, lancar, dan menyenangkan bagi semua orang yang menggunakan produk, sistem, atau layanan.
Desain pengalaman pengguna yang baik semestinya berfokus pada pengguna lebih dulu, baru setelah itu merancang produk atau layanan yang mampu mengatasi masalah mereka. Proses ini umumnya dikenal sebagai Design thinking.
Design thinking adalah proses untuk memahami perasaan dan kesan pengguna. Apakah mereka mengalami kesulitan saat menggunakannya? Apakah alurnya mudah dipahami tanpa harus membaca instruksi mendetail?
Nah, jawabannya bisa ditemukan melalui 5 tahapan proses design thinking:
Bisa dibilang bahwa landasan dari semua hal yang dilakukan pada User Experience adalah perspektif pengguna. Tidak hanya dalam proses pembelian, tapi juga terkait proses pertukaran informasi, atau pengujian.
Oleh karena itu, proses desain pengalaman pengguna terkadang mengharuskan para desainer membuat persona untuk melakukan pengujian dari sudut pandang pengguna. Mereka menempatkan diri pada posisi konsumen yang mencoba produk.
Segala sentimen yang sekiranya akan dirasakan pengguna harus diperhitungkan. Misalnya dalam cara optimasi website, beberapa faktor yang memengaruhi UX mencakup kecepatan loading, layout yang baik, dan halaman yang sepenuhnya berfungsi tanpa error.
Intinya, pengalaman pengguna yang baik harus bisa membuat pelanggan merasa nyaman setiap saat. Hasilnya pun akan sangat berkontribusi pada tingkat keberhasilan Anda.
Pelanggan akan lebih loyal pada brand Anda, memperkenalkannya pada orang lain sehingga Anda bisa menjangkau lebih banyak calon pelanggan, dan pada akhirnya pendapatan Anda pun meningkat.
Secara umum, manfaat utama yang bisa didapat dari user experience adalah lebih banyak audiens yang menyukai produk Anda dan merasa senang menggunakannya.
Namun kalau ingin melihat hasil yang lebih nyata, beberapa manfaat untuk mengoptimalkan UX adalah:
Pada akhirnya, keempat poin di atas akan terus berulang dan meningkatkan pendapatan serta keberhasilan brand Anda.
Meskipun sebenarnya berlaku untuk segala produk yang kita gunakan baik fisik maupun digital, pengalaman pengguna kini lebih populer digunakan untuk hal-hal terkait teknologi seperti aplikasi dan website.
Nah, pada aplikasi dan website, salah satu bagian penting yang tidak terpisahkan dari User Experience adalah UI atau User Interface yang berfokus pada visual dan cara kerja produk. Kalau user experience berfokus pada pnegguna, maka user interface berfokus pada produk.
Keduanya tidak bisa dipisahkan untuk merancang produk yang berfungsi optimal namun tetap mudah dan nyaman digunakan.
Misalnya dalam mendesain website, Anda bisa menambahkan menu dan tombol-tombol untuk berbagai fungsi dan navigasi. Akan tetapi itu semua masih belum bisa membantu pengunjung menjelajahi website Anda dengan mudah, apalagi melakukan suatu tindakan.
Di sinilah Anda perlu melakukan design thinking untuk mencari tahu bagaimana menu dan tombol tersebut bisa digunakan dengan mudah.
Contohnya Anda bisa membedakan warna setiap tombol tergantung fungsinya, menambahkan elemen navigasi agar pengunjung tahu mereka sedang melihat halaman apa, dan lain sebagainya.
Kami ambil contohnya dari homepage Hostinger Indonesia di bawah ini.

Sebagai perusahaan web hosting yang menjual layanan, Hostinger menampilkan fitur-fitur dan keuntungan apa saja yang akan didapat pelanggan setelah membeli paket hosting.
Harga juga ditampilkan dengan jelas dalam ukuran yang lebih besar untuk menekankan bahwa layanan yang dijual tetap terjangkau dengan banyaknya manfaat yang ditawarkan.
Selain itu, warna tombol dibedakan dengan jelas agar pengguna bisa langsung tahu bagian mana yang harus mereka klik apabila ingin membeli paket hosting.
Proses merancang pengalaman pengguna memang bisa dilakukan cukup dengan lima tahapan design thinking yang tadi dibahas. Namun, ada beberapa hal lagi yang perlu Anda pertimbangkan untuk menciptakan UX yang baik.
Poin-poin ini biasanya bergantung pada kondisi dan situasi khusus yang harus turut dipertimbangkan dalam proses Anda. Salah satunya adalah target audiens, negara tempat Anda memasarkan produk, dan hal-hal seputar kebiasaan pelanggan.
Ingat, User Experience adalah konsep yang berfokus pada interaksi, emosi, dan perasaan pengguna yang kemungkinan besar juga dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal. Jadi, semua itu tidak boleh luput dari pandangan Anda.
Berikut pertimbangan tambahan saat akan mulai merancang UX bagi proyek Anda:
Panduan UX Design Langkah demi Langkah
Cara Optimasi Website dari Segi UX dan SEO
User Experience atau UX adalah sebuah gagasan yang mengutamakan perasaan dan kenyamanan seseorang saat menggunakan sebuah produk atau layanan.
Bagi pemilik bisnis yang berhubungan langsung dengan pelanggan, user experience merupakan pertimbangan penting karena akan sangat berpengaruh pada tingkat keberhasilan bisnis serta pendapatan yang diperoleh.
Fokus utama User Experience adalah untuk menciptakan pengalaman yang menyenangkan, intuitif, dan mudah dijalani. Dalam mewujudkannya, ada proses yang disebut design thinking, meliputi 5 tahapan yang perlu dilakukan demi menciptakan UX yang baik.
Pada akhirnya, user experience yang baik akan menghasilkan angka penjualan dan tingkat keberhasilan yang baik. Masih punya pertanyaan seputar apa itu UX? Beri tahu kami lewat kolom komentar di bawah ini ya!
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.
Komentar
September 18 2023
izin materi ibu Faradilla A untuk saya sampaikan kepada civitas hospital, dan akan kami sampaikan dalam bentuk video dan mencantumkan sumber
September 20 2023
Dengan senang hati Pak, terima kasih ?